Hukum Menjual Tanah Wakaf, Boleh Diwariskan?

- Rabu, 25 Mei 2022 | 13:51 WIB
Ilustrasi | Pertanyaan tentang hukum menjual tanah wakaf sudah sepantasnya selalu dibahas. Terutama ketika banyak kasus sengketa saat ini. (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi | Pertanyaan tentang hukum menjual tanah wakaf sudah sepantasnya selalu dibahas. Terutama ketika banyak kasus sengketa saat ini. (Pixabay/Pexels)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pertanyaan tentang hukum menjual tanah wakaf sudah sepantasnya selalu dibahas.

Terutama ketika banyak kasus sengketa yang melibatkan status tanah wakaf.

Bagaimanapun, pertanyaan itu menggelitik bagi Ketua MUI Sulsel Bidang Infokom, Dr HM Ishaq Shamad MA. Dalam acara webinar dan kampanye Gerakan Literasi Zakat dan Wakaf 2022, di Aula Kemenag Kota Makassar, Makassar, Senin, 23 Mei 2022, ia memaparkan jawabannya.

Ishaq membawakan materi literasi wakaf dalam kampanye literasi yang dirangkaikan pelantikan perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Makassar Masa Bakti 2021-2022.

Pertanyaan senada, bagaimana jika tidak amanah pengelola wakaf atau bisakah tanah wakaf diwariskan?

Bagaimana wakaf Lembaga Pendidikan jika ditelantarkan dan atau dialihfungsikan?;

Baca Juga: 5 Sapi di Kota Bandung Positif Penyakit Kuku dan Mulut

Menurut Ishaq Shamad, berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim (muttafaqun a’alaih), secara prinsip (pada prinsipnya), tanah wakaf itu tidak boleh dijualbelikan, tidak boleh dihibahkan, dan juga tidak boleh diwariskan.

Begitu pula menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, dalam hal ini terutama UU RI No 41 Tahun 2004 tentang hukum menjual tanah wakaf yang menyatakan:

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Sumber: mui digital

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X