Tahun Depan NIK Jadi NPWP, Benarkah Semua Orang Wajib Bayar Pajak?

- Minggu, 22 Mei 2022 | 12:15 WIB
Ilustrasi | Pemberlakuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) jadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) berlaku tahun depan. (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi | Pemberlakuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) jadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) berlaku tahun depan. (Pixabay/mohamed_hassan)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemberlakuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) jadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) berlaku tahun depan.

Lalu, apakah dengan digantinya NIK jadi NPWP, semua orang wajib bayar pajak? Cek fakta berikut.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak, Nufransa Wira Sakti mengungkapkan, tujuan perjanjian kerja sama yang dilakukan yakni untuk mengintegrasi penggunaan NIK sebagai NPWP orang pribadi. 

"Tujuan yang diharapkan adalah terbentuknya data identitas tunggal secara nasional yang dapat mempermudah dan mempercepat layanan publik kepada masyarakat," ujarnya, pada Jumat, 20 Mei 2022.

Di mana Hal tersebut jadi salah 1 bentuk dari amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HPP) membuat Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini juga berlaku sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). 

Baca Juga: 6 Tips Agar Kamu Tetap Survive Hadapi Kehidupan

Termasuk juga pemenuhan amanat PP Nomor 83 Tahun 2021 tentang Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan/atau NPWP dalam Pelayanan Publik, yakni kewajiban pencantuman NIK dan/atau NPWP, dalam layanan publik dan kegiatan pemadanan dan pemutakhiran Data Kependudukan serta basis data perpajakan.

Sebelumnya pada laman kemenkeu.go.idMenteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati telah menekankan bahwa pemakaian NIK jadi NPWP, tidak berarti semua pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) wajib bayar pajak. Termasuk untuk orang yang sudah bekerja dan memiliki NIK

Sri Mulyani memaparkan, bahwa integrasi NIK jadi NPWP memiliki tujuan guna menyederhanakan administrasi perpajakan. Jadi nantinya dapat mempermudah wajib pajak orang pribadi dalam melaksanakan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X