FKDM Minta Pemprov Jabar Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Pangan

- Rabu, 18 Mei 2022 | 11:38 WIB
[Ilustrasi tanah kering] FKDM Minta Pemprov Jabar Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Pangan (Pixabay/ Musse Jereissati Musse Jereissati )
[Ilustrasi tanah kering] FKDM Minta Pemprov Jabar Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Krisis Pangan (Pixabay/ Musse Jereissati Musse Jereissati )
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pangan Dunia (FAO) mewartakan  tahun 2022 negara-negara di dunia akan dilanda krisis pangan.
 
Selain dampak perang Rusia-Ukraina yang mengganggu pasokan beberapa kebutuhan pokok global, tapi juga terjadi perubahan iklim yang akan berdampak pada siklus ketersediaan bahan pangan.

Ancaman krisis pangan yang melanda negara-negara di dunia ini mulai meresahkan, tak terkecuali ikut berpotensi terjadi di Jawa Barat.

Baca Juga: Aturan Penggunaan Masker Melonggar, Dinkes Kota Bandung Imbau Masyarakat Lakukan Hal Ini

Sebagai bentuk kewaspadaan dini, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jawa Barat meminta Pemprov Jabar guna mempersiapkan kebijakan atau program untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan tersebut.

"Pertama, program jangka pendek dengan melakukan intervensi terhadap pasar. Intervensi ini perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan, sehingga kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dan terjangkau," kata Ketua FKDM Jabar, Yayat Hidayat, Rabu, 18 Mei 2022.

Baca Juga: AKHIRNYA! BSU BPJS Ketenagakerjaan 2022 Siap Cair, Cek Segera Anda Terdaftar?

Kemudian menurut Yayat, Pemprov Jabar juga harus menggencarkan kembali pola usaha tani yang cerdas dengan memanfaatkan teknologi (Smart Farmers).

Penerapan teknologi untuk pertanian/perkebunan penting dilakukan guna meningkatkan produktivitas petani, sehingga hasil panennya menjadi lebih baik secara kualitas dan kuantitas.

Bukan hanya itu, Yayat juga Pemerintah untuk menindak tegas secara hukum persoalan keberadaan para tengkulak dan spekulan.
 
 
Kelangkaan pangan, lanjut Yayat, seringkali diakibatkan oleh spekulan yang bermain tangan seperti menimbun bahan pangan. 

"Kelangkaan pangan merupakan ancaman serius bagi keamanan masyarakat, dan penimbunan kebutuhan bahan pangan adalah kejahatan kemanusiaan serius yang harus ditindak tegas," tukasnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X