3 Puisi Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2022 Penuh Makna

- Rabu, 18 Mei 2022 | 07:10 WIB
 3 puisi hari kebangkitan nasional 20 Mei 2022 penuh makna (Twibbonize)
3 puisi hari kebangkitan nasional 20 Mei 2022 penuh makna (Twibbonize)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- 3 Puisi hari kebangkitan nasional 20 Mei 2022 penuh makna dan membagkitkan semangat nasionalisme dalam sanubari.

Puisi hari kebangkitan nasional 20 Mei menjadi salah satu sastra yang merupakan senjata ampuh dalam menyuarakan gagasan dan ide.

Banyak pujanggan dan penyair yang menggunakan sastra puisi sebagai sarana untuk membakar semangat juang para pejuang kemerdekaan dahulu kala.

Baca Juga: Kategori Masyarakat yang Masih Wajib Pakai Masker yang Perlu Anda Ketahui

Berikut 3 puisi hari kebangkitan nasional 20 Mei 2022 penuh makna dan membagkitkan semangat nasionalisme:

1. Roh Kebangkitan

Sudah lama raga terhempas dari kebebasan

Sudah lama jiwa terkungkung dalam ketakutan

Akankah langit pertiwi terbuka cahaya kemerdekaan

Akanakah langit meneteskan air kehidupan kebebasan

Aku dan bangsaku kini dijajah dan ditindas

Serapuh tanah yang melekat pada batuan keangkuhan

Roh kebangkitan masih saja terdiam

Sudah separuh raga ini tidak berdaya

Baca Juga: Paguyuban Asep Dukung Geraka Nasional Indonesia Juara

Sebab tulang sudah lunglai dan perut kebusungan lapar

Roh Semangat perjuangan hanya sebatas rapuh

Tidak ada lagi yang mengangkat harkat martabat Ragaku

Namun, dari sehelai nafas terakhir

1908 menjadi masa kebangkitan

Rupanya Roh kebangkkitan kini bangun dari tidur dan rapuhnya

Rohnya melayang dan merasuki setiap insan sanubari yang menderita

Merasuki rasa sepenanggungan karena tertindas

Sudah tibalah saatnya untuk bangkit

Bangkit dari Kerapuhan dan tertidas oleh imperialis

Bangkitlah wahai roh kebangkitan

Baca Juga: Bule Asal Prancis Gunakan Nama Asep dan Belajar Silat di Kabupaten Bandung

2. Nasionalisme yang Tercoreng

Persatuan, Kesatuan, dan Keutuhan

Bersatu padu dalam liang Nasionalisme

Satu masa membawa insan tertindas

Pada derapan menyongsong Kemerdekaan

Namun meninggalkan jejak berdarah

Oleh mata runcingnya bambu dari pertiwi

Dan butir timah panas pada tubuh yang rapuh patriot

Cinta, rasa sepenanggungan, dan satu harapan menajdi rohnya

Baca Juga: Ramalan Zodiak 18 Mei 2022 Libra, Scorpio, Sagitarius: Kecanggungan Muncul Tiba-tiba

Sepeninggal lalu berlalu Masa demi masa

Nasionalisme kini tergaung lebih kencang

Sebab ada lagi yang mengaggkang dan menodai

Nasionalisme terpapar dan tercoreng

Sehelai radikal perlahan lebar dan tumbuh

Rupanya mengalihkan perhatian

Mencorengi kedaulatan dengan paham-paham aneh

Mencoba menggantikannya dengan racun berkedok agama

Inilah ironis nasionalisme masa kini

3. Ayo Bangkit Bersama

Ayo kita bangkit bersama

Berpadu rasa menyangkal diri

Demi bangsa sehebat bangsaku

MAri kita bangkit bersaama

Berjibaku melawaan radikal

Berpaut pada pancasila dan UUD 1945

Berjiwa pejuang sedia kala, sejak 1908

Bukan soal penjajah berdarah barat

Baca Juga: Anji Curhat Gagal Manggung di Bandung, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X