Garut ke Cianjur 9 Jam Perjalanan, Pemudik Rasakan Panik

- Rabu, 4 Mei 2022 | 19:24 WIB
Jalan Bandung-Cianjur Macet Parah Lagi, Akibat Aktivitas Pasar Rajamandala KBB. Dian Siti Fatimah (49) warga Cipanas Kabupaten Garut merasakan perjalanan panik saat mudik ke Cianjur usai Lebaran. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Jalan Bandung-Cianjur Macet Parah Lagi, Akibat Aktivitas Pasar Rajamandala KBB. Dian Siti Fatimah (49) warga Cipanas Kabupaten Garut merasakan perjalanan panik saat mudik ke Cianjur usai Lebaran. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Dian Siti Fatimah (49) warga Cipanas, Kabupaten Garut, merasakan perjalanan panik saat mudik ke Cianjur usai Lebaran.

Sebelumnya ia berharap menempuh waktu normal 3-4 jam, kenyataanya memakan waktu 9 jam.

Kepanikan Dian dan keluarga mulai terasa saat macet di daerah Rajamandala sebelum pertigaan Waduk Saguling Kabupaten Bandung Barat hingga daerah Tungturunan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.

Berangkat dari rumahnya di Garut sekitar pukul 13.00 WIB, perjalanan melintas Kota Garut hingga Nagreg normal saja, kalaupun tersendat di setiap pertigaan keluar masuk kendaraan.

Begitupun saat melintasi kawasan dari Nagreg menuju Gerbang Tol Cileunyi, tidak terlalu padat arus kendaraan. Sebaliknya, Cileunyi arah Nagreg terlihat macet.

“Kalau Nagreg ke Cileunyi masih lancar, tapi kalau di sebrang Jalan Cileunyi menuju Nagreg sudah macet mulai keluar gerbang Tol Cileunyi,” terang Dian pada Ayobandung.com, Rabu 4 Mei 2022.

Baca Juga: Bandung Barat Masih Diintai Bencana Selama Libur Lebaran, Wisatawan Diminta Waspada

Tepat pukul 15.30 WIB sudah memasuki Gerbang Tol Padalarang, terjadi kepadatan tapi tidak sampai macet, dari mulai keluar Kota Baru Parahyangan hingga SPBU Padalarang.

Perjalanan Padalarang hingga Cipatat masih normal, meski harus menjalankan kendaraan 30 kilometer per jalan karena padatnya kendaraan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X