Jika THR Aparatur Negara dan Pensiunan Tidak Cair Sebelum Lebaran, Begini Peraturan Pemerintah

- Selasa, 19 April 2022 | 21:00 WIB
THR aparatur negara dan pegawai pemerintah sudah dipastikan akan cair paling cepat 10 hari sebelum Lebaran Idulfitri 2022. (Pixabay/EmAji)
THR aparatur negara dan pegawai pemerintah sudah dipastikan akan cair paling cepat 10 hari sebelum Lebaran Idulfitri 2022. (Pixabay/EmAji)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — THR aparatur negara dan pegawai pemerintah sudah dipastikan akan cair paling cepat 10 hari sebelum Lebaran Idulfitri 2022.

Hal tersebut sudah diumumkan secara resmi oleh pemerintah melalui situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Akan tetapi, bagaimana jika pada kenyataannya THR aparatur negara dan pensiunan tidak cair sebelum Lebaran nanti?

Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2022 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ketiga belas kepada aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima Tunjangan Tahun 2022.

Hal ini dilakukan seiring dengan diberikannya berbagai tambahan dukungan sebagai bantalan ekonomi bagi masyarakat secara luas khususnya golongan miskin dan rentan, sekaligus melengkapi strategi stimulasi ekonomi nasional.

Baca Juga: THR Pegawai Pemerintah dan PNS Cair di Tanggal Ini, Pemumuman Resmi Mendagri

“Kebijakan ini diharapkan akan juga mendorong percepatan ekonomi nasional dengan menambah daya beli masyarakat. Ini juga dilakukan dengan upaya terus membantu kelompok masyarakat yang paling rentan melalui penambahan dan penebalan bantuan sosial termasuk kepada para pedagang kaki lima pangan yang juga menghadapi tekanan kenaikan harga,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam keterangan pers secara daring.

Menkeu melanjutkan, seiring dengan pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 yang semakin baik, serta APBN mulai menunjukkan pemulihannya, kebijakan pemberian THR dan Gaji ke-13 dilakukan penyesuaian.

THR dan Gaji ke-13 diberikan sebesar gaji/pensiun pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji/pensiun pokok, serta 50 persen tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan tunjangan kinerja.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X