Bacaan Doa Qunut Subuh, Arab, Latin, dan Artinya

- Minggu, 13 Februari 2022 | 10:00 WIB
Bacaan Doa Qunut, arab, latin, dan artinya. (Maxpixel (Lisensi CC))
Bacaan Doa Qunut, arab, latin, dan artinya. (Maxpixel (Lisensi CC))

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Doa Qunut disunahkan dibaca saat rakaat terakhir sholat subuh. Doa ini dipanjatkan saat berdiri setelah bangkit dari rukuk.

Doa Qunut juga disunnahkan untuk dibaca saat sholat witir setelah Sholat Tarawih di bulan Ramadhan. Bacaan qunut banyak diamalkan meski hukum penggunaannya dalam sholat masih diperdebatkan.

 

Berikut Bacaan Doa Qunut, Arab, Latin, dan Artinya, dilansir Republika:

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Tahajud, Lengkap dengan Latin dan Artinya

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّ مَاقَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Allahummah dini fi man hadait, wa ‘afini fiman ‘afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barik li fi ma a’thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha ‘alaik, wa innahu la yazillu man wa lait, wa la ya’izzu man ‘adait, tabarakta rabbana wa ta’alait, fa lakal hamdu a’la ma qadhait, wa astagfiruka wa atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.”

Artinya: “Ya Allah tunjukkanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan. Peliharalah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepadaku pada apa yang telah Engkau berikan. Selamatkanlah aku dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin. Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan. Aku memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-MU. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

Doa tersebut adalah lafadz doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Dalilnya yakni hadits Nabi yang diriwayatkan oleh cucu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yaitu Hasan Bin Ali Bin Abi Thalib, bahwa beliau berkata,

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X