3 Prajurit Gugur Ditembak KKB, Panglima TNI Kantongi Identitas Pelaku

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 20:05 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah mengantongi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyerang Pos TNI di Distrik Gome. (Instagram/PuspenTNI)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah mengantongi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyerang Pos TNI di Distrik Gome. (Instagram/PuspenTNI)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah mengantongi anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyerang Pos TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.

Panglima TNI menyatakan sudah mengantongi anggota KKB yang melakukan penembakan ke pos TNI pada Kamis 27 Januari 2022.

Akibat penembakan KKB tersebut 3 anggota TNI gugur setelah menerima tembakan saat beradadi Pos TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua.

"Pelaku penembakan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami sudah memiliki beberapa nama para pelaku penembakan dan kita kejar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Andika dikutip dari Republika.co.id Jumat 28 Januari 2022.

Baca Juga: Head to Head Persib vs Persikabo, Maung Bandung Pincang 9 Pemain Positif Covid-19

Perisriwa bermula saat semua prajurit TNI sedang melakukan tugas rutin di Pos TNI.

Kemudia anggota TNI yang sedang melakukan tugas diserang oleh anggota KKB.

Panglima TNI menyebutkan, penembakan yang dilakukan KKB merupakan cara yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

"Tentang apa langkah selanjutnya, sudah saya lakukan untuk kesekian kalinya, tapi semakin detail, semakin menggunakan dua insiden terakhir sebagai bahan evaluasi. Untuk penambahan pasukan tidak ada, tetap menggunakan mereka yang bertugas di sana untuk melakukan tugas-tugas Kodim dan Koramil," jelas Andika, menambahkan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X