6 Negara dengan Kenaikan Tajam Kasus Omicron

- Minggu, 23 Januari 2022 | 12:21 WIB
Ada enam negara dengan kenaikan tajam Omicron. Secara keseluruhan, kasus virus Covid-19 varian baru saat ini telah terdeteksi di 150 negara. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ada enam negara dengan kenaikan tajam Omicron. Secara keseluruhan, kasus virus Covid-19 varian baru saat ini telah terdeteksi di 150 negara. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Ada enam negara dengan kenaikan tajam Omicron. Secara keseluruhan, kasus Covid-19 varian baru saat ini telah terdeteksi di 150 negara.


LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — 
Baru saja disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mengimbau agar para pekerja mematuhi anjuran yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pekerja kantoran untuk bekerja dari rumah.

Hal itu diutarakan Rahmad menyusul lonjakan kasus covid-19 varian omicron yang terjadi belakangan ini.

"Kepada perkantoran kita ikutin anjuran dari pak presiden kalau memungkinkan kita dorong untuk WFH (work from home), kerja di rumah karena ini omicron untuk beberapa pekan ke depan akan terjadi lonjakan yang besar," kata Rahmad dilansir Republika, Minggu (23 Januari 2022).

Sementara itu, juru bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, kasus Covid-19 varian Omicron saat ini telah terdeteksi di 150 negara.

Enam negara di antaranya tercatat mengalami kenaikan kasus positif yang tajam yang berkisar antara 3.000-160 ribu kasus, mereka adalah Italia, Australia, Prancis, Kanada, Amerika Serikat, dan Inggris.

Baca Juga: Risiko Kematian Omicron 10 Kali Lebih Tinggi Jika Tidak Vaksin

“Jika dilihat secara umum, maka keenam negara ini menunjukan kenaikan kasus positif yang cukup signifikan dengan diikuti sedikit kenaikan pada kematian dan kebutuhan perawatan rumah sakit,” jelas Wiku saat konferensi pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, dikutip pada Jumat (21 Januari 2022).

Di Italia, peningkatan kasus positif terjadi cukup tajam yang mengalami kenaikan kasus 122 kali lipat menjadi 1,3 juta kasus per minggu. Kemudian di Australia mengalami kenaikan kasus 62 kali lipat menjadi 760 ribu kasus per minggu. Di Prancis, kasus naik 43 kali lipat menjadi 2 juta kasus per minggu.

Sedangkan di Kanada, kasus mengalami peningkatan 18 kali lipat menjadi 320 ribu kasus per minggu. Di Amerika Serikat, kasus naik 11 kali lipat menjadi 5,6 juta per minggu, dan di Inggris kasus tercatat naik 2 kali lipat menjadi 700 ribu kasus per minggu.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X