Kronologi Anak Meninggal Setelah Divaksin di Cianjur

- Rabu, 19 Januari 2022 | 07:02 WIB
Forkoimcam Pasir Kuda saat mengunjungi kediaman anak meninggal setelah divaksin di Cianjur, Selasa, 19 Januari 2022. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Forkoimcam Pasir Kuda saat mengunjungi kediaman anak meninggal setelah divaksin di Cianjur, Selasa, 19 Januari 2022. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

 

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Seorang anak meninggal setelah divaksin Covid-19 di Cianjur. Kronologinya diungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Yusman Faisal.

“Iya betul kang, usianya sekitar 6,5 tahun, mengalami panas dan kejang sebelum akhirnya meninghal dunia,” terang Yusman, Selasa, 18 Januari 2022.

Ia menuturkan, pada Senin, 17 Januari 2022 sekitar pukul 09.30 WIB, sang anak, ZL, diantar ibunya untuk melakukan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Budayawan Cianjur: Arteria Dahlan Kategorikan Berbahasa Sunda Itu Kejahatan

Saat itu petugas medis melakukan screening dan menyatakan anak tersebut bisa disuntik vaksin Covid-19. Setelah disuntik, ZL dan ibunya langsung pulang.

“Kondisinya waktu itu baik-baik saja, namun empat jam kemudian atau sekitar pukul 12.30 WIB, anak itu mengalami panas atau demam,” katanya.

Lalu orang tuanya melapor ke pihak Puskesmas mengenai kondisi anaknya. Petugas medis kemudian memberikan obat penurun panas yang dititipkan kepada gurunya.

Kurang lebih sekitar pukul 19.00 WIB, anak tersebut kembali mengalami demam. Karena ada kejang kejang, ZL dibawa lagi ke Puskesmas.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X