Bacaan dan Renungan Katolik Senin 17 Januari 2022

- Minggu, 16 Januari 2022 | 17:51 WIB
Berikut bacaan dan renungan katolik Senin 17 Januari 2022. Peritahnya ialah mengamalkan sabda Allah dan berpuasa. (Pixabay/Ri_Ya)
Berikut bacaan dan renungan katolik Senin 17 Januari 2022. Peritahnya ialah mengamalkan sabda Allah dan berpuasa. (Pixabay/Ri_Ya)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Berikut bacaan dan renungan katolik Senin 17 Januari 2022. Peritahnya ialah mengamalkan sabda Allah dan berpuasa.

Bacaan Pertama: 1 Samuel 15:16-23

Mazmur Tanggapan: Mazmur 50:8-9.16bc-17.21.23

Bait Pengantar Injil: Ibrani 4:12

Bacaan Injil: Markus 2:18-22

Bacaan I: 1 Samuel 15:16-23: Mengamalkan Sabda Tuhan Lebih Baik Daripada Korban Sembelihan. Maka Tuhan Telah Menolak Engkau Sebagai Raja

Setelah Raja Saul melanggar perintah Tuhan, Samuel berkata kepadanya, “Sudahlah! Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang disabdakan Tuhan kepadaku tadi malam,” kata Saul kepadanya

“Katakanlah!” sesudah itu berkatalah Samuel, “engkau ini kecil pada pemandanganmu sendiri! Meskipun demikian bukankah engkau telah menjadi kepala atas suku-suku Israel?

Bukankah Tuhan telah mengurapi engkau menjadi raja atas Israel?

Bukankah Tuhan telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: pergilah, tumpaslah orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan mereka sampai engkau membinasakan mereka?

Mengapa engkau tidak mendengarkan suara Tuhan?

Mengapa engkau menjarah rayah dan melakukan yang jahat di mata Tuhan?”

Lalu kata Saul kepada Samuel “ aku memang mendengarkan suara Tuhan! Aku telah mengikuti apa yang telah disarankan Tuhan kepadaku.

Aku membawa Agag, Raja orang Amalek tetapi orang Amalek sendiri telah ditumpas.

Tetapi rakyatlah yang mengambil dari jarahan itu: kambing, domba dan lembu-lembu terbaik dari yang seharusnya yang ditumpas itu; maksudnya mau dipersembahkan kepada Tuhan, Allahmu, di Gilgal.”

Baca Juga: Renungan Harian Katolik Minggu 16 Januari 2022

Tetapi sahut Samuel “Apakah Tuhan itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan, sama seperti Ia berkenan kepada pengamalan sabda-Nya?

Sesungguhnya, mengamalkan sabda lebih baik daripada korban sembelihan, menuruti firman lebih baik daripada lemak domba jantan.

Camkanlah pendurhakaan itu sama seperti dosa bertenung dan kedegilan itu sama seperti menyembah berhala.

Karena engkau telah menolak firman Tuhan, maka Tuhan telah menolak engkau sebagai raja.”

Demikianlah Sabda Allah

Mazmur Tanggapan: Mazmur 50:8-9.16bc-17.21.23

Ref: orang yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah

1. Bukan karena kurban sembelihan engkau ku hukum, sebab korban bakaranmu senantiasa ada dihadapanku!  Tidak usah aku mengambil lebah dari rumahmu atau kambing jantan dari kandang mu

2. Apakah urusanmu menyelidiki ketetapanKu, dan menyebut-nyebut perjanjianKu, dengan mulutmu, padahal engkau membenci teguran, dan mengesampingkan firmanKu?
3. Itulah yang engkau lakukan! Apakah aku akan diam saja? Apakah kau kira aku ini sederajat dengan kamu?

Aku menggugat engkau dan ingin berperkara denganmu.

Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku dan siapa yang jujur jalannya akan menyaksikan keselamatan yang dari Allah.

Bacaan Injil: Markus 2:18-22: Pengantin itu Sedang Bersama Mereka

Waktu itu murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa.

Pada suatu hari datanglah orang-orang kepada kepada Yesus dan berkata, “Murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, mengapa murid-murid-Mu tidak?”

Jawab Yesus kepada mereka “ dapatkah sahabat-sahabat pengantin pria berpuasa selagi pengantin itu bersama mereka?

Selama pengantin itu ada bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.

Tetapi waktunya akan datang pengantin itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Baca Juga: Bacaan dan Renungan Katolik Sabtu 15 Januari 2022

Tidak seorangpun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang sudah tua, karena jika demikian, kain penambal itu akan mencabik nya; yang baru mencabik yang tua, sehingga makin besarlah koyaknya.

Demikian juga tak seorangpun mengisikan anggur baru ke dalam kantong kulit yang sudah tua, karena jika demikian anggur tersebut akan mengiyakan kantong itu, sehingga baik anggur maupun kantongnya akan terbuang.

Jadi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Katolik Senin 17 Januari 2022 Mengamalkan Sabda Allah dan Berpuasa

Bacaan hari ini diperdengarkan kepada kita tentang bagaimana Allah tidak menyukai perbuatan Raja Saul.

Melalui nabinya Samuel Allah menegur Raja Saul yang telah dipilihnya itu dan mengurapinya menjadi pemimpin umat kesayanganNya, yaitu Israel.

Allah tidak senang atas perbuatan yang mengambil jarahan usai mengalahkan orang Amalek dan mengambil domba, kambing, dan lembu untuk dipersembahkan kepada Tuhan Allah bangsa Israel itu.

Baca Juga: Bacaan dan Renungan Katolik Jumat 14 Januari 2022

Dari tindakan tersebutlah Allah mengutus nabinya Samuel untuk menegur Saul.

Mengamalkan sabda Tuhan lebih baik daripada korban sembelihan.

Menuruti perintah Tuhan dan melaksanakan semua yang dikatakanNya lebih baik dari korban terbaik yang diberikan kepada Allah.

Apalagi kurban yang diberikan adalah bukan milik sendiri dan merupakan barang-barang rampasan dari orang lain.

Apa pesan untuk kita dari bacaan tersebut?

Kadang kala kita sebagai manusia menyenangkan hati Allah dengan mengorbankan harta kekayaan kita.

Kita memberikannya kepada orang yang sedang membutuhkannya dengan berharap Tuhan melihat dan memberikan kelimpahan kepada kita karena sudah berbagi dan memberi kepada orang yang membutuhkannya.

Namun ternyata harta yang kita berikan bukan berasal dari jerih payah kita, berasal dari rampasan, dan curian.

Hal itulah yang membuat Allah tidak senang dan akan menegur kita.

Sebab kita memberikan kurban bukan berasal dari jerih payah kita dan kerja keringat kita.

Lebih baiklah kita melakukan perintah Allah yang lain daripada berkurban namun tidak suci.

Sama saja pembohongan kepada Allah.

Maka berikanlah kurban yang suci untuk Allah, sebab itulah yang paling disukai olehNya.

Kemudian dalam bacaan Injil suci hari ini, kita diperdengarkan tentang bagaimana Yesus menggambarkan dirinya sebagai pengantin yang masih bersama dengan mempelainya.

Baca Juga: Bacaan dan Renungan Katolik 13 Januari 2022: Setia dan Percaya pada Allah

Mempelainya disini adalah para murid-muridNya.

Hal tentang berpuasa yang dijalankan oleh para murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi.

Mereka menganggap kenapa murid-murid Yesus tidak berpuasa.

Namun jawaban Yesus untuk apa mereka berpuasa sementara diri-Nya yang adalah jelmaan Allah sedang bersama dengan manusia yaitu bersama mereka.

Dipertegaskan kembali bahwa mereka akan berpuasa ketika Yesus kembali ke pangkuan Allah dan saat itulah mereka berpuasa.

Berpuasa bukan hanya sekedar bagaimana kita tidak makan dan minum, melepaskan segala pekerjaan yang kita sukai dan lain sebagainya.

Berpuasa adalah tentang bagaimana menghayati karya Allah dalam hidup kita, melepaskan segala kenikmatan dunia dan membawa diri pada situasi permenungan akan karya-karya Allah dalam hidup kita.

Menghayati apa yang telah Allah lakukan dala hidup kita, itulah yang menjadi permenungan dan makna puasa.

Doa Renungan

Allah Bapa di dalam Kerajaan Surga, kami sangat bersyukur kepada-Mu atas segala hal yang telah Engkau berikan kepada kami.

Nafas kehidupan dan teristimewah firmanMu hari ini.

Kami mohon ajarilah kami untuk tau berkorban untukMu dan ajarilah kami untuk selalu mengamalkan sabdaMu dalam kehidupan kami sehari-hari.

Ajarilah kami juga tentang berpuasa dan pantang agar kami mampu menghayati dan menyadari karya-karya besarMu dalam hidup kami selama ini.

Baca Juga: Bacaan dan Renungan Katolik Minggu 16 Januari 2022

Ini doa dan permohonan kami, kami sampaikan kepada-Mu dengan perantaraan PutraMu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus.

Demikian, bacaan dan renungan katolik Senin 17 Januari 2022. Semoga aktivitas kita di awal pekan ini diberkati dan dilindungi oleh Allah yang Maha Kuasa. Semoga. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Pengertian dan Sifat-Sifat Magnet

Jumat, 20 Mei 2022 | 09:17 WIB

Benarkah Asmaul Husna Allah SWT Berjumlah 99?

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:40 WIB
X