Bacaan dan Renungan Katolik Jumat 14 Januari 2022

- Kamis, 13 Januari 2022 | 09:37 WIB
Bacaan dan renungan katolik Jumat 14 Januari 2022.ilustrasi (Pixabay)
Bacaan dan renungan katolik Jumat 14 Januari 2022.ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Bacaan Pertama: 1 Samuel 8:4-7.10-22a

Mazmur Tanggapan: Mazmur 89:16-17.18-19

Bait Pengantar Injil: PS 955

Bacaan Injil: Markus 2:1-12

renungan katolik Jumat 14 Januari 2022

Bacaan hari ini menceritakan bagaimana Bangsa Israel orang-orang yang dipilih Allah menginginkan seorang Raja yang akan memimpin mereka dan menghakimi mereka.

Melalui Samuel Allah bersabda biarkan mereka dan pilihlah seorang Raja untuk mereka.

Baca Juga: Syarat dan Lokasi Vaksin Booster Bandung Terbaru, Prioritas untuk Lansia

Kecongkakan hati orang Israel sudah mulai menguasai mereka.

Kemarin kita juga telah diperdengarkan bagaimana mereka dikalahkan oleh orang-orang Filistin.

Allah tidak mau berperang untuk bangsa sudah tidak setia lagi kepada-Nya.

Bangsa yang selalu tidak tahu berterima kasih kepada Allah.

Kini hari ini juga mereka tidak menginginkan Allah untuk menjadi Raja mereka.

Mereka ingin manusia yang menjadi Raja atas mereka agar Raja tersebut dapat menghakimi mereka.

Dari bacaan tersebut kita diberikan pelajaran yang berharga soal keberadaan kita untuk saat ini.

Kita kadang kala tidak menghadirkan Allah dalam hidup dan diri kita, dalam segala pekerjaan dan aktivitas kita, dalam perencanaan dan perjalanan kita.

Secara tidak sengaja kita telah melukai Allah yang sudah memberikan segala kebaikan-Nya untuk kita.

Baca Juga: HP Vivo Terbaru V23 5G Rilis Segera di Indonesia, Cek Harga Sekarang

Kita menjadikan diri kita sebagai tumpuan kita, kekuatan kita, dan kita merajai diri kita sendiri tanpa mengandalkan Allah dalam keseharian kita.

Kita menjadi buta hati dan buta pikiran kita bagaimana selama ini menuntun dan menjaga kita dalam kondisi dan keadaan bagaimanapun juga.

Hal ini membuat murka Allah akan menimpa kita.

Namun kita tahu bahwa cinta kasih-Nya tetap menaungi kita.

Suatu saat Allah akan menegur kita agar kita sadar dan harus kembali kepada-Nya.

Sebab tidak ada kenikmatan yang lebih besar, keselamatan yang sempura yang datang dan berasal dari luar selain hanya daripada Allah semata.

Maka demikianlah kita tetap mempertahankan Allah dalam segala aktivitas kita, dalam kehidupan kita dan dalam segala hal dalam keseharian kita.

Hal itu agar Allah tidak murka dan menghajar kita.
Hal itu jelas seperti yang dialami oleh bangsa Israel dimana mereka dibiarkan Allah kalah melawan orang-orang Filistin.

Sampai mereka bertobat dan menyadari Allah menyertai mereka, Allah akan menolong dan menyelamatkan mereka.

Baca Juga: Cek 40 HP Samsung Terbaru 5G Murah Harga 2022

Dalam renungan katolik dan bacaan injil hari ini juga diperdengarkan kepada kita, bagaimana Yesus Kristus menunjukan kuasa-Nya untuk mengampuni dosa-dosa manusia.

Di dunia ini Anak Manusia memiliki kuasa pengampunan dosa.

Namun para ahli taurat menganggap siapakah Dia yang berani mengampuni dosa orang.

Apakah Dia Tuhan, sehingga semena-mena mengampuni dosa-dosa orang?

Pantaslah mereka menanyai hal itu. Karena Dia juga adalah Manusia yang dipikirkan oleh manusia adalah setiap manusia memiliki dosa dalam dirinya.

namun, tidak untuk Yesus Kristus. Dia adalah Anak Manusia yang memiliki kuasa dari Allah untuk mengampuni dosa-dosa manusia.

Hal itu Yesus Kristus lakukan agar kerajaan Allah dapat terwujud.

Pengampunan dosa yang Yesus Kristus lakukan itu terhadap seorang yang lumpuh.

Baca Juga: Hilang Kendali Hendak Salip Truk, Pengemudi Motor di Bandung Tabrak Truk dan Terjatuh

Yesus Kristus melihat iman dan pengharapan dari dalam hati orang-orang yang membawa orang lumpuh itu kepada-Nya.

Melihat itu Yesus Kristus berkata "hai AnakKu , dosamu sudah diampuni,”

Kasih karunia Yesus Kristus sangat besar terhadap orang yang lumpuh itu.

Namun manusia disekitar Yesus Kristus tersebut menganggap khususnya ahli taurat berkata dalam hatinya mengapa Dia mengampuni dosa orang lumpuh itu.

Namun hal itu diketahui oleh Yesus Kristus.

Yesus Kristus berkata hal yang paling mudah adalah mengampuni dosanya daripada berkata bangkitlah dan uruslah tempat tilammu itu dan pergilah.

Apakah pesan dari bacaan injil tersebut bagi kita saat ini?

Hal yang paling penting adalah iman dan harapan.

Jika itu lengkap maka keselamatan dan pengampunan akan terwujud nyata dalam hadi kita, hidup kita.

Orang itu sembuh dan diampuni Yesus Kristus karena ia memiliki iman dan pengharapan kepada Yesus Kristus.

Ia percaya kepada-Nya, bahwa Yesus Kristus adalah anak Manusia yang bisa melakukan pekerjaan Allah dan dan membuat mujizat.

Baca Juga: Link Download WhatsApp GB APK 2022 dan Fitur Lengkapnya, Bisa Kirim Pesan Terjadwal

Kemudian setelah itu pengharapan yang besar kepada Yesus Kristus bahwa Ia akan menyembuhkan dirinya dari penyakit dan kelumpuhannya itu.

Kita sebagai orang yang beriman tentunya hal yang paling terbesar dalam diri kita adalah iman kepada Yesus Kristus dan percaya untuk menaruh segala harapan kita kepada-Nya saja.

Maka ketika itu kita lakukan, yakin dan percayalah bahwa keselamatan akan ada dan menyertai kita dan keluarga kita.

Jangan seperti orang Israel dalam bacaan pertama tadi yang menghendaki seorang Raja dari padanya yang akan memimpin mereka dan menghakimi mereka.

Sementara Allah masih ada dan menyertai mereka.

Namun kesetiaan dan kebaikan Allah kepada mereka tidak pernah pudar, dan bersabda kepada Samuel biarkan mereka dan pilihlah seorang raja untuk mereka.

Luar biasalah kebaikan dan kemurahan Tuhan kepada manusia sebagai makhluk yang Dia cintai.

Maka marilah kita membalas kebaikan Allah dengan melakukan perintah-Nya dan hanya kepada-Nyalah kita menyembah dan patutlah kita memuliakan Dia kapan dan dimanapun kita berada.

Agar kita semua dapat limpahi oleh Allah sukacita yang sangat berlimpah di Bumi ini dan bersama dengan-Nya setelah kita beranjak dari Bumi ini.

Doa renungan katolik

Allah Bapa kami di dalam Kerajaan Surga, besarlah kasih dan kebaikan-Mu kepada bangsa Israel.

Mereka sombong dan menginginkan seorang raja untuk mereka agar  raja tersebut dapat memimpin dan menghakimi mereka.

Dan Engkau pun mengabulkannya dengan menyuruh Samuel memilih dan memberikan Raja bagi mereka.

Allah ajarilah kami kemurahan hati dan kasih setia kepada Engkau dan kepada sesama kami.

Jauhkanlah kami dari kesombongan dan keangkuhan yang selalu menjadikan diri kami menjadi tumpuan dan raja atas kami.

Dan ajarilah kami untuk menguatkan iman, harapan kami hanya kepada Putera-Mu Tuhan Kami Yesus Kristus.

Ini doa dan harapan kami, kami sampaikan kepada-Mu dengan perantaan Putera-Mu Tuhan Kami Yesus Kristus, Amin.

Baca Juga: Cara Mengisi DRH PPPK Tahap 2 Guru, Kapan Jadwal Pengisiannya?

Demikian bacaan dan renungan katolik Jumat 14 Januari 2022 Anak Manusia memiliki kuasa pengampunan dosa.

Semoga aktivitas kita hari ini diberkati dan dan dilindungi oleh Allah yang Maha Kuasa.

Jauhkanlah segala kecongkakan dan keangkuhan dari padamu hari ini.

Andalkan Allah dalam keseharian dan segala aktivitasmu hari ini dan yang akan datang, agar murka Allah tidak menimpa dirimu dan keluargamu. Semoga.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

8 Perguruan Tinggi yang Lulus Langsung Lolos CPNS

Senin, 24 Januari 2022 | 11:32 WIB

5 Sunah Rasul Malam Jumat yang Perlu Diamalkan

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:43 WIB

Bacaan dan Renungan Katolik Senin 17 Januari 2022

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:51 WIB

Renungan Harian Katolik Minggu 16 Januari 2022

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:22 WIB

5 Cara Cepat Dapat Kerja Bagi Fresh Graduate Kuliah

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:25 WIB

Bacaan dan Renungan Katolik Sabtu 15 Januari 2022

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:39 WIB

Bacaan dan Renungan Katolik Minggu 16 Januari 2022

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:57 WIB

Bacaan dan Renungan Katolik Jumat 14 Januari 2022

Kamis, 13 Januari 2022 | 09:37 WIB
X