Cara Cek Status Penerima Bansos PKH

- Senin, 10 Januari 2022 | 11:09 WIB
Cara cek status penerima bansos PKH. Warga mengambil Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Jawa Barat tahap 4 di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Cara cek status penerima bansos PKH. Warga mengambil Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Jawa Barat tahap 4 di Kantor Pos Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)



LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Berikut cara cek status penerima bansos PKH (Program Keluarga Harapan) di laman cekbansos.kemensos.go.id.

Bansos PKH sendiri kembali disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) mulai Januari 2022

Bansos PKH adalah program pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga kurang mampu, yang terdapat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Bantuan tersebut disalurkan melalui Bank BNI, BRI, Mandiri, dan BTN.

Baca Juga: Cara Daftar Bansos Online Lewat HP, Penuhi Syarat DTKS

Sekadar diketahui, anggaran program ini mencapai Rp28,7 triliun dan menargetkan 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

cara cek status penerima bansos PKH 

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan alamat seperti provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan pada kolom
  3. Masukkan nama sesuai KTP
  4. Selanjutnya, 8 huruf kode (dipisahkan spasi) yang terdapat dalam kotak kode
  5. Jika kode huruf tidak jelas, klik simbol "reload" untuk mendapatkan kode baru
  6. Klik cari data, kemudian hasil data pencairan akan muncul pada laman cekbansos.kemensos.go.id

Dilansir dari laman pkh.kemensos.go.id, berikut dana bantuan PKH yang disalurkan per tahun:

  • Ibu Hamil: Rp3 juta
  • Anak Usia Dini (usia 0-6 tahun): Rp3 juta
  • Anak SD: Rp900 ribu
  • Anak SMP: Rp1,5 juta
  • Anak SMA: Rp2 juta
  • Disabilitas: Rp2,4 juta
  • Lanjut usia: Rp 2,4 juta

Kriteria keluarga penerima Manfaat PKH

1. Komponen Kesehatan

Kategori ibu hamil maksimal dua kali kehamilan:

  • Anak usia dini usia 0-6 tahun
  • Maksimal dua anak

2. Komponen Pendidikan

Kategori SD/MI Sederajat:

  • Anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun

Kategori SMP/MTS Sederajat:

  • Anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun

Kategori SMA/MA Sederajat:

  • Anak usia 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun

3. Komponen Kesejahteraan Sosial

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X