Buruh Cianjur Akan Menginap di Rumah Dinas Gubernur Jabar dan Tuntut Kenaikan UMK

- Selasa, 28 Desember 2021 | 21:24 WIB
Buruh SPN Kabupaten Cianjur akan menduduki rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menuntut kenaikan upah minimum (UMK). (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Buruh SPN Kabupaten Cianjur akan menduduki rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menuntut kenaikan upah minimum (UMK). (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Buruh yang tergabung di Serikat Pekerja Nasional atau SPN Kabupaten Cianjur akan menduduki rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, demi menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Cianjur.

Massa buruh diperkirakan berjumlah 500 orang akan berangkat ke Kota Bandung pada Selasa malam atau Rabu dini hari tanggal 29 Desember 2021, mempertanyakan dan menuntut UMK Cianjur naik.

Ketua SPN Cianjur, Hendra Malik menjelaskan, unjuk rasa buruh ini tidak akan menganggu operasional pabrik di Cianjur.

"Tidak sampai ribuan, kami berangkat 500 orang perwakilan, yang lain masih tetap ada yang bekerja karena semuanya produksi tetap berjalan," tutur Hendra Malik, Selasa, 28 Desember 2021.

Baca Juga: Santriawati Cianjur Meninggal Tertimpa Benteng Jalan Desa

Hendra menambahkan, SPN Cianjur akan melakukan unjuk rasa ke dua tempat untuk menyuarakan tuntutannya, yakni di Gedung Sate dan Rumah Dinas Gubernur Jabar.

"Aksi kami di Gedung Sate dan Rumah Dinas Gubernur Jabar, kita akan menuntut kenaikan UMK Cianjur,” tuturnya.

Hendra menyebut, keputusan Gubernur Jabar sangat tidak berpihak kepada kaum Buruh Cianjur, di tengah keputusan kenaikan UMK di beberapa kota dan Kabupaten di Jawa Barat.

"Surat terakhir rekomendasi dari Bupati itu kenaikan di angka 6,5 persen, lah kenapa Cianjur sekarang tetap 0 persen," geramnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gowes di Tasik sampai Ciamis demi Pemilu 2024

Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:59 WIB
X