Sejarah Kembang Api setiap Malam Tahun Baru

- Senin, 27 Desember 2021 | 15:51 WIB
ilustrasi -- sejarah kembang api setiap malam tahun baru. (Pixabay)
ilustrasi -- sejarah kembang api setiap malam tahun baru. (Pixabay)

 

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Setiap malam tahun baru, orang-orang beramai-ramai merayakan malam pergantian tahun dengan berbagai macam hal. Dimulai dari mengadakan pesta di rumah dan memasak makanan bersama keluarga dan teman-teman.

Beberapa orang juga akan merayakannya dengan meniup terompet dan menyalakan kembang api, bahkan berbagai tempat khusus mengadakan pesta kembang api. Namun, kenapa harus kembang api? Bagaimana sejarah kembang api pada setiap malam tahun baru?

sejarah kembang api setiap malam tahun baru

Dilansir dari Fakta Sejarah Unik, kembang api berasal dari Cina. Pada abad ke-9, juru masak secara tak sengaja mencampur tiga bahan bubuk hitam yaitu kalium nitrat, sulfur, dan arang dari kayu. Ketiga bahan tersebut ketika dicampurkan menjadi sebuah bubuk mesiu yang sangat mudah terbakar.

Baca Juga: 16 Rekomendasi HP Samsung Terbaru 5G Murah Desember 2021

Mesiu dimasukkan kedalam bambu yang memiliki sumbu dan sumbu tersebut dibakar, maka mesiu tersebut akan meletus dan mengeluarkan ledakan. Tetapi sebenarnya, kembang api diciptakan bukan dengan tujuan perayaan. Masyarakat Cina zaman dahulu percaya bahwa suara ledakan keras yang dihasilkan dari petasan dapat mengusir roh jahat yang ada di sekeliling mereka.

Setelah itulah masyarakat Cina mulai mendirikan pabrik petasan dengan bahan baku yang awalnya tabung bambu lalu digantikan oleh gulungan kertas dan bagian luarnya dibungkus menggunakan kertas merah.

Kemudian kembang api mulai menyebar ke Eropa setelah Marco Polo membawa serbuk mesiu dari Cina ke Eropa.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X