5,5 Juta Lebih Dosis Vaksin Tiba, Indonesia Amankan Ketersediaan Vaksin

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:05 WIB
Indonesia kembali kedatangan vaksin dari dua merk yang berbeda, AstraZeneca, dan Covovax dengan jumlah total lebih 5,5 juta dosis. ilustrasi (KPCPEN )
Indonesia kembali kedatangan vaksin dari dua merk yang berbeda, AstraZeneca, dan Covovax dengan jumlah total lebih 5,5 juta dosis. ilustrasi (KPCPEN )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan vaksinasi nasional, Indonesia kembali kedatangan vaksin pada Kamis (2/12/2021) yakni dalam tahap ke-144 dan 145. Vaksin tersebut berasal dari dua merk yang berbeda, AstraZeneca, dan Covovax dengan jumlah total lebih 5,5 juta dosis.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan, vaksin AstraZeneca berjumlah 656.000 dosis tiba dalam kedatangan tahap ke-144 pada sekitar pukul 22:10 WIB. Adapun vaksin Covovax tiba dalam tahap ke-145 dengan jumlah 4.865.500 dosis juga tiba sekitar pukul 22:40 WIB.

"Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal," ujar Usman, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: 29 Drama Korea Komedi Romantis hingga Thriller Misteri 2021, Ada Situs dan Linknya

Dia mengatakan, hal ini sudah menjadi komitmen pemerintah untuk mengamankan ketersediaan vaksin di Indonesia. Pemerintah juga terus meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah.

Dengan kondisi geografis dan banyaknya jumlah penduduk, merupakan tantangan tersendiri untuk bisa segera mencapai terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Usman menyebut, dibutuhkan kerja sama dan peran serta semua elemen agar program vaksinasi nasional ini bisa semakin cepat dan luas. Terpenting adalah peran serta dan partisipasi masyarakat. Pemerintah tidak bosan mengajak seluruh masyarakat segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

Baca Juga: 33 Daftar HP Oppo Terbaru, Ada Harga Oppo A95 hingga Oppo Find X4 Pro

"Vaksinasi bukan sekadar upaya untuk melindungi diri, melainkan juga untuk melindungi keluarga dan seluruh masyarakat," tegas Usman.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X