Pantau Ancaman Omicron, Pemerintah Ingatkan Masyarakat untuk Selalu Waspada

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:45 WIB
ilustrasi sosialisasi protokol kesehatan; Pemerintah mengantisipasi ancaman varian baru Covid-19 Omicron, dan peningkatan mobilitas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
ilustrasi sosialisasi protokol kesehatan; Pemerintah mengantisipasi ancaman varian baru Covid-19 Omicron, dan peningkatan mobilitas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

 

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah memantau setiap kenaikan kasus Covid-19 di daerah dan siap siaga menangani dari hulu sampai hilir. Kesiagaan tersebut termasuk dalam salah satu strategi mengantisipasi ancaman varian baru Covid-19 Omicron, dan peningkatan mobilitas jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk menghindari terjadinya gelombang baru kenaikan kasus Covid-19.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap kenaikan kasus Covid-19. Selain itu, dia menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang berkomitmen untuk terus mengejar target vaksinasi agar tercapai pada akhir tahun.

“Meskipun tren penularan ada di level satu atau terus membaik, peningkatan kasus Covid-19 masih terdeteksi di beberapa Kabupaten/Kota. Artinya, virus ini masih ada di sekitar kita,” ujar Menkominfo Johnny, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: 28 HP Vivo Terbaru dan Terbaik 2021, Cek Daftar Harga dan Spesifikasi

Adapun, beberapa daerah yang mengalami kenaikan kasus, di antaranya Teluk Wondama di Papua Barat, Pekan Baru, Bengkalis, Bontang, Yogyakarta, Gunungkidul, Dumai, Bantul, Nagekeo di NTT, Cimahi, Kupang, Surakarta, Denpasar, Sumba Tengah, Jembrana, Manggarai, Sleman, Mojokerto, Majalengka, Karanganyar, dan Trenggalek.

Dari 21 Kabupaten/Kota tersebut, setidaknya ada tiga daerah yang mengalami kenaikan akibat klaster komunitas, yaitu:

  • Kota Dumai di Riau imbas klaster pondok pesantren.
  • Kota Kupang, NTT akibat pembelajaran tatap muka (PTM) dan tes suspek.
  • Kota Surakarta di Jawa Tengah karena PTM.

“Kita ketahui, klaster-klaster baru muncul dari penularan di perkantoran, pasar, sekolah, dan lapas. Karena itu, pemerintah terus mengawasi perkembangan kasus harian, melacak kontak erat juga diikuti tes untuk pencegahan agar tidak terjadi kenaikan level situasi pandemi di Indonesia,” lanjut Johnny.

Baca Juga: 33 Daftar HP Oppo Terbaru, Ada Harga Oppo A95 hingga Oppo Find X4 Pro

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Aceh Minggu Siang Terasa di Nagan Raya

Minggu, 16 Januari 2022 | 14:27 WIB

3 Syarat Penerima Vaksin Booster 2022 Harus Bawa KTP

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:19 WIB

VIDEO RUMAH ROBOH SAAT GEMPA BANTEN

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:14 WIB

VIDEO GEMPA BANTEN JUMAT SORE

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:00 WIB

Kesaksian Gempa Banten Hari Ini dari Warga Pandeglang

Jumat, 14 Januari 2022 | 17:44 WIB

Gempa Susulan di Banten, Lokasi Masih di Laut

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:59 WIB

Gempa Banten Jumat Sore Terasa Kencang di Bandung

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:19 WIB
X