Gunung Semeru Berpotensi Diguyur Hujan Lebat selama Tiga Hari, BMKG Sampaikan Peringatan

- Minggu, 5 Desember 2021 | 19:33 WIB
Bencana erupsi Gunung Semeru; BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi di Gunung Semeru hingga tiga hari kedepan. (Tangkapan layar)
Bencana erupsi Gunung Semeru; BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi di Gunung Semeru hingga tiga hari kedepan. (Tangkapan layar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kondisi hujan lebat berpotensi terjadi di Gunung Semeru, Senin 6 Desember 2021.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Fachri Radjab mengatakan kodisi cuaca sekitar Gunung Semeru pada 6 Desember berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

"Terutama siang hari berpotensi lebat hingga tiga hari kedepan," ujar Fachri saat konferensi pers secara daring, Minggu 5 Desember 2021.

Baca Juga: 20 HP 5G murah Terbaru 2021, Cek Harga dan Spesifikasinya

Potensi hujan lebat pada siang hari tersebut perlu diwaspadai oleh masyarakat juga tim tanggap darurat di lapangan.

Kewaspadaan tersebut berkaitan dengan angin terutama sebaran abu vulkanik dan kemungkinan datangnya lahar dingin.

Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengatakan, curah hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan terjadinya terjangan lahar dingin.

"Curah hujan tinggi potensi menyebabkan lahar dingin mengarah ke selatan dan tenggara," ujar Eko.

Baca Juga: Chord Gitar Buih Jadi Permadani Cover by Zidan dan Tri Suaka, Mudah Bagi Pemula

Menurutnya tidak ada aktivitas di daerah aliran lahar di arah tenggara dan selatan gunung semeru untuk mencegah hal tidak diinginkan.

"Tim rescue, harus memperhatikan kondisi cuaca. Agar lava yang mungkin muncul  karena hujan lebat bisa dihindari. Hindari aliran sungai di wilayah tersebut," ujarnya.

Saat ini kata Eko, berdasarkan peta kerawanan bencana Gunung Gemeru, radius 1 KM dari puncak tidak aman untuk kegiatan aktivitas manusia.

Baca Juga: 32 Daftar HP Oppo Terbaru 2021, Ada Oppo A95 hingga Oppo A53 Spesifikasi dan Harga Lengkap

Selain itu radius 5 KM dari puncak kawah yang menjadi daerah sobekan atau aliran lava di arah tenggara dan selatan gunung tidak direkomendasikan ada aktivitas manusia.

"Daerah sobekan atau aliran kawah nantinya menjadi sungai ke arah selatan dan tenggara radius 5K tidak ada kegiatan untuk menghindari adanya awan panas susulan yang kemungkinan ke arah selatan dan tenggara," tutupnya.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wacana Penghentian PPKM Semakin Menguat

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:05 WIB
X