UU Ciptaker Dituding Biang Kerok Rendahnya Kenaikan UMK

- Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB
Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 30 November 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ribuan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa, 30 November 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Penetapan upah minimum kabupaten/kota alias UMK sudah dilakukan serentak pada Selasa, 30 November 2021, yang merupakan batas akhir penandatanganan oleh gubernur.

Mayoritas kenaikan upah minimum hanya mencapai 1,09%. Angka ini diperoleh dengan menggunakan formulasi penghitungan baru yang mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Bahkan, ada beberapa kabupaten/kota tidak mengalami kenaikan UMK untuk 2022 sama sekali. Besaran nominalnya masih tetap sama seperti tahun 2021.

Baca Juga: DAFTAR LENGKAP UMK JABAR 2022, Resmi dan Sudah Ditandatangani Ridwan Kamil

Kondisi tersebut membuat para buruh, hampir di sebagian wilayah Jawa misalnya, tidak puas dengan keputusan UMK yang dinilai kenaikannya sangat kecil.

Mereka menuding, PP Nomor 36 Tahun 2021, yang merupakan salah satu turunan dari Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker), menjadi biang kerok UMK rendah di setiap kabupaten/kota.

Dalam regulasi yang baru, UMK hanya bisa ditetapkan jika pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota dalam 3 tahun terakhir lebih tinggi dari pada pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi.

Selain itu, faktor selisih pertumbuhan ekonomi dan inflasi di wilayah tersebut dalam periode yang sama memperlihatkan angka selalu positif dan lebih tinggi dari pada provinsi.

Baca Juga: UMK Kota Bandung 2022 Naik 0,87 Persen, Oded: Sudah Sesuai

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berbagai Penyebab Tenaga Honorer Dihapuskan

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:51 WIB

Video Kecelakaan Maut di Balikpapan yang Viral

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:39 WIB

Kecelakaan Maut Balikpapan, 5 Tewas, 13 Luka-luka

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:24 WIB

Catat! Ini Lokasi Baru Street Race Polda Metro Jaya

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:15 WIB

Arteria Dahlan Minta Maaf

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:02 WIB
X