Pekerja Diminta Batalkan Mudik Akhir Tahun, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

- Jumat, 26 November 2021 | 18:24 WIB
Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Brotoasmoro; Untuk memastikan sirkulasi virus Covid-19 tidak berpindah dari kota ke desa pemerintah menetapkan aturan khusus untuk periode libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022. Termasuk meminta para pekerja untuk membatalkan mudik akhir tahun ke kampung halaman. (BNPB)
Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Brotoasmoro; Untuk memastikan sirkulasi virus Covid-19 tidak berpindah dari kota ke desa pemerintah menetapkan aturan khusus untuk periode libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022. Termasuk meminta para pekerja untuk membatalkan mudik akhir tahun ke kampung halaman. (BNPB)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Untuk memastikan sirkulasi virus corona Covid-19 tidak berpindah dari kota ke desa pemerintah menetapkan aturan khusus untuk periode libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2022. Termasuk meminta para pekerja untuk membatalkan mudik akhir tahun ke kampung halaman.

Kebijakan ini juga untuk menjaga kerabat di kampung halaman aman dari risiko penularan virus corona.

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta para pekerja menjadwalkan ulang rencana mudik atau pulang kampung saat periode libur Natal dan tahun baru nanti. 

Baca Juga: Chord Gitar Buih Jadi Permadani by Zidan dan Tri Suaka Lengkap dengan Lirik Lagunya

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan, potensi kerumunan di berbagai moda transportasi akan berpotensi menimbulkan klaster baru di kampung halaman.

“Bahkan lebih bahaya lagi menciptakan klaster-klaster keluarga baru yang bermunculan,” kata Reisa, Jumat (26/11/2021).

Reisa mencontohkan, periode mudik Lebaran 2021 ditambah mobilitas tinggi saat Natal dan tahun baru 2020 mennjadi bukti munculnya siklus penularan baru.

Baca Juga: 30 HP Samsung Terbaru, Cek Daftar Harga dan Spesifikasinya

Reisa menyampaikan, Satgas VCovid-19 mencatatkan, pada saat libur Idulfitri 2021 ada penambahan kasus harian hingga 50.000 atau naik lebih dari 1.000 persen dari periode bulan sebelumnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Selidiki Aktor Bentrokan Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:54 WIB

19 Orang Meninggal dalam Bentrok di Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:53 WIB

Sekolah Induk Jadi Prioritas di PPPK Tahap 3?

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB

Prakerja Gelombang 23 Segera Dibuka, Cepat Buat Akun!

Senin, 24 Januari 2022 | 17:33 WIB
X