Dorongan Guru untuk Kreativitas Anak Didik di Masa Pandemi

- Jumat, 26 November 2021 | 10:06 WIB
Update Covid-19 Bandung, kasus turun. PTM di Bandung, puluhan pelajar dan guru positif Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Update Covid-19 Bandung, kasus turun. PTM di Bandung, puluhan pelajar dan guru positif Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

AYOBANDUNG.COM-Pandemi menghadirkan tantangan besar dalam dunia pendidikan, di diantaranya adaptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, yang tentu secara kualitas tidak seoptimal pembelajaran tatap muka (PTM).

Peran dan kontribusi guru sangat besar dalam upaya pemulihan pendidikan, sehingga hak anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan terpenuhi meski masih dalam situasi pandemi.
Selama pandemi, anak didik mengalami learning loss, kehilangan pengalaman belajar, interaksi, elaborasi dengan sesama siswa dan guru.

Guru pun mengalami kendala yang sama. Demikian disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Putra Nababan dalam dialog bertema Peran Aktif Guru dalam Pemulihan Pendidikan di media center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9)-KPCPEN, Kamis (25/11/2021).

Meski mendorong kembali dilakukannya PTM di satuan pendidikan, Putra tetap menekankan bahwa perlindungan kesehatan harus tetap dikedepankan dalam pelaksanaannya.

Mengembalikan anak didik ke sekolah secara fisik (PTM) dikatakannya akan dapat mengoptimalkan peran penting guru dalam pertumbuhan pendidikan anak bangsa. Namun guru juga diharapkan dapat memberikan pendidikan protokol kesehatan kepada anak didik, bekerja sama dengan para orang tua. Begitu pula vaksinasi, yang akan melindungi insan pendidikan dari gejala berat saat terpapar COVID-19.

“Kurikulum kita adalah kurikulum tatap muka. Jadi yang penting adalah tatap muka dulu,” tambahnya seraya mengingatkan besarnya kehilangan kualitas pendidikan, terutama pada anak anak PAUD dan SD, juga pelajar SMK bidang vokasi yang sangat memerlukan pembelajaran tatap muka.

Bila perlindungan kesehatan berjalan baik, katanya, maka pelaksanaan PTM juga dapat lebih ditingkatkan.

Di sisi lain, pandemi, dikatakan Putra, menciptakan percepatan kepandaian guru dalam memunculkan inovasi dan kreativitas baru.

“Daring di masa pandemi membuat kita juga tahu, apa yang harus disederhanakan dari kurikulum kita,” imbuhnya.
Hal serupa disebutkan oleh Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Muhammad Zain, yang memaparkan kreativitas para guru di wilayah terpencil dengan kendala internet.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Selidiki Aktor Bentrokan Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:54 WIB

19 Orang Meninggal dalam Bentrok di Double O Sorong

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:53 WIB

Sekolah Induk Jadi Prioritas di PPPK Tahap 3?

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB
X