Kakek Hamili Gadis di Bawah Umur, Begini Respons Aktivis Perlindungan Anak

- Selasa, 16 November 2021 | 21:21 WIB
[Ilustrasi Kekerasan Seksual terhadap perempuan] Kasus seorang kakek hamili gadis di bawah umur membuat murka Aktivis Perlindungan Anak siap memberikan perlindukan kepada korban. (Pixabay)
[Ilustrasi Kekerasan Seksual terhadap perempuan] Kasus seorang kakek hamili gadis di bawah umur membuat murka Aktivis Perlindungan Anak siap memberikan perlindukan kepada korban. (Pixabay)

 

Kasus seorang kakek hamili gadis di bawah umur membuat marah Aktivis Perlindungan Anak. Mereka siap memberikan perlindukan kepada korban.

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur menyatakan kesiapannya melakukan pendampingan terhadap kasus seorang kakek menghamili anak di bawah umur.

Ketua Harian P2TP2A Cianjur Lidya Indayani Umar, menegaskan, kasus ini harus dikawal dan menyayangkan aksi bejat seorang kakek yang harusnya mengayomi anak di bawah umur.

"Tidak hanya kami, tetapi semua pihak harus mengawal kasus ini, termasuk pasal yang akan dikenakan nantinya,” ujar Lydia, Selasa, 16 November 2021.

Pada intinya, tegas Lidya, pihaknya sangat prihatin dan menyayangkan bahwa kejadian kejadian seperti ini masih terus terjadi di Kabupaten Cianjur.

Diingatkannya, fungsi pengawasan keluarga dan ketahanan keluarga perlu menjadi prioritas utama.  

“Bukan kami saja, tetapi semua unsur harus bisa memberikan perhatian tentang masalah ini,” ujarnya.

Baca Juga: Perjalanan Suyanto, Anak Petani yang Menjadi Ilmuwan Paling Berpengaruh di Dunia

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X