Upah Minimum 4 Provinsi Ini Tidak Naik, Jawa Barat Termasuk?

- Senin, 15 November 2021 | 15:57 WIB
Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) telah melakukan perhitungan besaran Upah Minimum Provinsi atau UMP 2022. Hasilnya, sebanyak empat provinsi tidak mengalami kenaikan UMP alias besarannya sama dengan UMP 2021.ilustrasi (Pixabay/Mohamad Trilaksono )
Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) telah melakukan perhitungan besaran Upah Minimum Provinsi atau UMP 2022. Hasilnya, sebanyak empat provinsi tidak mengalami kenaikan UMP alias besarannya sama dengan UMP 2021.ilustrasi (Pixabay/Mohamad Trilaksono )

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) telah melakukan perhitungan besaran Upah Minimum Provinsi atau UMP 2022. Hasilnya, sebanyak empat provinsi tidak mengalami kenaikan UMP alias besarannya sama dengan UMP 2021.

Keempat provinsi itu adalah Sumatra Selatan dengan nilai UMP Rp 3.144.446, Sulawesi Utara dengan nilai UMP Rp 3.310.723, Sulawesi Selatan dengan nilai UMP Rp 3.165.876, dan Sulawesi Barat dengan nilai UMP Rp 2.678.863.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI JSK) Kemenaker, Indah Anggoro Putri, mengatakan, empat provinsi itu tidak mengalami kenaikan karena nilai UMP 2021-nya sudah lebih tinggi dari Batas Atas Upah Minimum 2022.

Baca Juga: 31 Daftar HP Oppo Terbaru 2021, Ada Oppo A95 hingga Oppo A55s Spesifikasi dan Harga Lengkap

"Kalau dinaikkan lagi akan semakin melambung (UMP-nya). Itu nggak bagus ya, nggak boleh ya," kata Putri dinukil Republika.co.id, Senin (15/11/2021).

Untuk diketahui, Batas Atas Upah Minimum 2022 ditetapkan dengan mengalikan rata-rata konsumsi per kapita dengan rata-rata jumlah anggota rumah tangga. Lalu, dibagi dengan rata-rata anggota rumah tangga yang bekerja. Data yang digunakan dalam perhitungan ini mengacu pada hasil survei ekonomi nasional yang dilakukan setiap bulan Maret.

Putri menambahkan, secara rata-rata, kenaikan UMP 2022 adalah sebesar 1,09 persen. Padahal, kelompok buruh sebelumnya menuntut kenaikan UMP sebesar 7 sampai 10 persen.

Putri juga membeberkan hasil perhitungan UMP 2022. Besaran UMP 2022 tertinggi adalah DKI Jakarta, yakni Rp 4.453.724. Sedangkan terendah adalah Jawa Tengah dengan besaran Rp 1.813.011.

Meski pihaknya sudah melakukan perhitungan, kata Putri, besaran UMP akan ditetapkan secara resmi oleh gubernur tiap provinsi. Para gubernur sudah harus menetapkan UMP paling lambat pada 21 November 2021. Sedangkan penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) paling lambat adalah tanggal 30 November 2021.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X