Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diimbau Menahan Diri Hadapi Libur  Akhir Tahun 

- Sabtu, 13 November 2021 | 10:00 WIB
Ilustrasi Mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 menjelang libur akhir tahun, masyarakat diminta mematuhi anjuran bijak bermobilitas. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi Mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 menjelang libur akhir tahun, masyarakat diminta mematuhi anjuran bijak bermobilitas. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah tengah menyusun strategi untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 menjelang libur akhir tahun. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran gelombang ketiga pandemi Covid-19.

Masyarakat pun diminta mematuhi anjuran yang telah sering disampaikan semisal bijak bermobilitas, disiplin protokol kesehatan, dan melakukan vaksinasi. 

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry Harmadi menyampaikan, Indonesia berhasil mempertahankan momentum angka penularan Covid-19 tetap rendah sejak 15  Oktober 2021 di bawah 1000 kasus per hari, keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) di bawah  4%. Sedangkan jumlah orang yang divaksin mencapai 208 juta orang, dimana 80 juta sudah  mendapatkan dosis lengkap. 

Baca Juga: 27 HP Samsung Terbaru 2021, Ini Daftar Harga dan Spesifikasinya

Sonny juga mengakui, dari segi kepatuhan masih sangat tinggi dengan skor 8,12 untuk pemakaian masker dari skala 1-10. Sonny menyampaikan, kepatuhan jaga jarak masyarakat masih baik. Hanya saja 11% kabupaten/kota dengan skor pakai masker kurang dari 60%.

"Perlu menjadi perhatian kita untuk mendorong disiplin protokol kesehatan (prokes) karena masih ada potensi gelombang ketiga, apalagi dengan adanya baru AY.4.2 meskipun belum masuk ke Indonesia,” ujar Sonny dalam Dialog  Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Jumat (12/11/2021).

Sonny berharap masyarakat tetap taat menjalankan prokes ketat. Taat protokol kesehatan pun kata dia harus dibarengi pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi yang banyak digunakan oleh institusi. "Kedisiplinan pakai aplikasi ini harus ditingkatkan,” ujarnya. 

Seiring dengan diperbolehkannya beberapa kegiatan berskala besar, maka perhatian pada infrastruktur yang ada harus ditingkatkan. “Perhatikan ventilasi sirkulasi udara. Pintu masuk dan  keluar berbeda. Selain itu semua fasilitas publik harus mendorong kepatuhan terhadap protokol  kesehatan,” beber Sonny. 

Guna mencegah lonjakan kasus akhir tahun, Sonny menegaskan pemerintah juga tidak pernah  kendor dalam hal melakukan testing. Dia menyampaikan, Indonesia mencoba belajar dari negara lain. saat kasus landai, penurunan  kapasitas testing bisa memicu terjadinya lonjakan. "Selain itu, pemerintah juga mendorong  masyarakat disiplin dalam prokes melalui berbagai komunikasi risiko,” terangnya. 

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X