Antisipasi Penyebaran Covid-19 saat Mobilitas Masyarakat Meningkat di Libur Nataru

- Kamis, 4 November 2021 | 14:54 WIB
Seperti tahun sebelumnya, pada periode Natal dan tahun baru (Nataru), pemerintah melakukan beberapa penyesuaian terkait aturan perjalanan. ilustrasi (Ayobandung.com/Robby Fathan/Magang)
Seperti tahun sebelumnya, pada periode Natal dan tahun baru (Nataru), pemerintah melakukan beberapa penyesuaian terkait aturan perjalanan. ilustrasi (Ayobandung.com/Robby Fathan/Magang)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Seperti tahun sebelumnya, pada periode Natal dan tahun baru (Nataru), pemerintah melakukan beberapa penyesuaian terkait aturan perjalanan. Hal ini guna menekan potensi penularan yang disebabkan oleh peningkatan mobilitas masyarakat pada momen tersebut.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyampaikan, agar regulasi yang ditetapkan dapat memberikan dampak optimal, diperlukan kerja sama yang baik dari pemerintah selaku pembuat kebijakan, pihak swasta yang menyediakan layanan transportasi, serta masyarakat sebagai pelaku perjalanan.  

Adita juga menilai, aspek mobilitas memberikan peranan besar terhadap terjadinya kasus Covid-19. Karena itu, pemerintah menetapkan kebijakan untuk mengatur mobilitas ini.

Baca Juga: 30 Daftar Harga HP Murah RAM Besar Mulai 1 Jutaan Terbaru 2021, Terjangkau tapi Spek Dewa!

Dia menyebut, kebijakan ini sesuai dengan perkembangan situasi pandemi terkini. termasuk, melalui koordinasi dan kolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait, serta mempertimbangkan berbagai parameter.

Selain itu, evaluasi penerapan dilakukan setiap minggu. Tujuan utamanya, agar kasus Covid-19 tetap terkendali atau bahkan lebih baik dari sekarang,”  kata Adita dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Rabu (3/11/2021).

Adita mengatakan, Nataru identik dengan peningkatan mobilitas di sektor pariwisata dan kegiatan sosial keagamaan. Belajar dari tahun lalu, kali ini pemerintah menyiapkan langkah antisipasi agar mobilitas tidak memicu lonjakan serupa. Langkah tersebut, menurut Adita, bisa berupa pembatasan  mobilitas atau pengetatan syarat.  

“Meski sekarang suasananya berbeda, seperti vaksinasi sudah meluas, prokes sangat dipahami, dan  kasus sudah melandai, tapi kewaspadaan harus tetap ditingkatkan,” lanjut Adita.  

Baca Juga: 24 Daftar HP Samsung Terbaru 2021 Murah Mulai 1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harga!

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X