Indonesia Datangkan Kembali 4 Juta Dosis Vaksin Sinovac

- Selasa, 2 November 2021 | 09:28 WIB
Lansia menjalani vaksinasi di halaman Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 29 Oktober 2021. Data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Jawa Barat mencatat, penyuntikan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat sudah mencapai 420 ribu dosis per hari dengan total target vaksinasi pada Desember 2021 mendatang sebanyak 37 juta jiwa.  (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Lansia menjalani vaksinasi di halaman Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 29 Oktober 2021. Data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Jawa Barat mencatat, penyuntikan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat sudah mencapai 420 ribu dosis per hari dengan total target vaksinasi pada Desember 2021 mendatang sebanyak 37 juta jiwa. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOINDONESIA.COM--Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin COVID-19 pada Senin 1 November 2021, sebanyak 4 juta dosis vaksin Sinovac.

Kedatangan vaksin tahap ke-110 ini semakin memperkuat ketersediaan vaksin di tanah air dalam rangka upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi nasional.

“Dengan masuknya 4 juta dosis vaksin Sinovac ini, maka total jumlah vaksin yang telah mendarat di Indonesia mencapai 317.494.660 dosis, baik dalam bentuk vaksin jadi maupun bahan baku atau bulk,” ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

Nadia menegaskan dengan kedatangan vaksin terbaru ini, pemerintah memastikan ketersediaan vaksin di Indonesia aman dan mencukupi. Menurutnya, penguatan stok vaksin akan sangat berkontribusi dalam mengoptimalkan upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi nasional.

“Hal ini seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Sebagaimana arahan Bapak Presiden, setiap vaksin jadi yang telah datang, akan secepatnya didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia agar program penyuntikan vaksin berjalan lancar dan lebih cepat. Begitu pula dengan vaksin yang tiba hari ini,” lanjut Nadia.

Meski demikian, ia juga menekankan, program vaksinasi perlu dukungan penuh dari masyarakat sebagai pelaku sekaligus penerima manfaat upaya proteksi kesehatan. Pemerintah meminta masyarakat yang belum mendapatkan vaksin segera melakukan vaksinasi di sentra vaksinasi atau fasilitas kesehatan terdekat.

“Adapun, bagi yang sudah melengkapi vaksinasi, mari kita dorong dan bantu keluarga, kerabat, tetangga sekitar kita untuk segera divaksinasi. Mari kita juga sampaikan informasi yang benar terkait vaksinasi, agar masyarakat terhindar dari hoaks yang merugikan,” tutur Nadia.

Selain memberikan jaminan ketersediaan stok vaksin, Nadia menuturkan bahwa upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih ragu dan enggan untuk divaksinasi, juga sangat penting dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi.

Baznas Jabar Vaksinasi Covid-19

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X