Kenapa Meniup Makanan dan Minuman Panas Dilarang dalam Islam?

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 21:44 WIB
Bahaya meniup makanan panas. Ilustrasi. (Pixabay)
Bahaya meniup makanan panas. Ilustrasi. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Umat Islam dilarang meniup makanan dan minuman panas. Ternyata ada alasan etika di balik larangan Rasulullah SAW ini.

Larangan meniup makanan dan minuman, menurut Lembaga Fatwa Dar al-Ifta Mesir, memiliki kaitan dengan kebersihan dan etika terhadap apa yang dikonsumsi. Dahak, lendir, dan bau mulut yang tidak enak akan keluar bersama napas dan menimbulkan bau tak sedap sehingga membuat orang jijik saat menyantap makanan atau meneguk minuman.

Dar al-Ifta yang dikutip Republika menyampaikan, meniup makanan dan minuman adalah salah satu perilaku yang dilarang oleh syariat. Hal ini sebagaimana hadits Rasulullah SAW dari Ibnu Abbas, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang meniup makanan."

Baca Juga: Doa Dapat Jodoh yang Baik Bagi Jomblowan dan Jomblowati

Larangan tersebut karena ada kekhawatiran sebagian dari air liur akan jatuh ke dalam makanan dan akan membuat jijik orang yang hendak memakannya. Tidak ada sesuatu yang berbahaya soal mengapa itu dilarang dan alasan pelarangan itu bukan karena air liur manusia itu najis. Secara syariat, air liur manusia itu suci.

Syariat Islam adalah syariat terpadu untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Allah SWT telah mengatur ajaran Islam, hukum-hukumnya dan etika agar manusia dapat menata segala aspek kehidupan, mulai dari ibadah, makanan, minuman, pakaian, pendidikan, dan perilaku individu maupun masyarakat.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak." (Ditakhrij oleh Imam al-Bazzar dari jalur Abu Hurairah)

Baca Juga: Nama-nama Anak yang Dilarang dalam Islam

Imam Ath-Thabrani memasukkan hadits tersebut ke dalam kitabnya, Al-Awsat. Dia merujuk pada kitab yang tulis Ibn Battal yakni Syarah Shahih al-Bukhari. Dalam kitab ini, disebutkan bahwa Al-Muhallab berkata:

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X