Cakupan Belum 100 Persen, Kemenkes Kebut Vaksinasi Guru dan Murid

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:01 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk pelajar; Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dan anak-anak sebagai murid belum mencapai 100 persen. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Vaksinasi Covid-19 untuk pelajar; Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dan anak-anak sebagai murid belum mencapai 100 persen. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM --Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik dan anak-anak sebagai murid belum mencapai 100 persen. Hal ini diakui Direktur Kesehatan Keluarga Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Erna Mulati.

Erna mengatakan, pemerintah berharap vaksinasi Covid-19 untuk guru dan anak-anak usia 12 hingga 17 tahun, baik dosis pertama dan kedua bisa menjangkau seluruh target sasaran 100 persen.

Dari data saat ini, cakupan vaksinasi untuk tenaga pendidik dan anak-anak sebagai murid belum mencapai 100 persen.

Baca Juga: Cara Edit Foto Jadi Pengantin Seperti Asli yang Viral di TikTok, Pakai Aplikasi 'Tempo'

Data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) hingga per 20 Oktober 2021, kondisi cakupan vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan yang sasarannya 5,5 juta jiwa. Namun nyatanya, yang dapat dosis pertama baru 62,18 persen atau sekitar 3,4 juta jiwa.

"Sebenarnya kami harapkan vaksinasi untuk guru ini sudah selesai karena sudah dimulai beberapa bulan terakhir," Erna dalam konferensi virtual, Kamis (21/10/2021).

Menurut Erna, total guru yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua baru mencapai 69,45 persen atau 2,17 juta jiwa.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro 5G, Ini Bocoran Tanggal Rilisnya!

Selama periode yang sama, Kemenkes mencatat dari 26,7 juta anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun yang harus mendapatkan vakain Covid-19, tetapi baru mencapai 14,38 persen atau 3,8 juta anak yang mendapatkan dosis pertama. Sedangkan anak yang mendapatkan dosis kedua sekitar 10,97 persen atau 2,9 juta anak.

Erna mengakui, belum memiliki data terakhir mengenai daerah provinsi hingga kabupaten/kota yang cakupan vaksinasi Covid-19 guru dan anak rendah sebab harus ditarik dan dikelompokkan satu persatu.

"Kalau melihat data dua pekan lalu cakupannya sama tingginya dengan vaksinasi yang lain yaitu kelompok masyarakat umum," ujar dia.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tes PPPK Guru Tahap 2 Diundur?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:24 WIB
X