Covid-19 Melandai, Kapasitas Penumpang Transportasi Umum Ditambah

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:19 WIB
Aktivitas penumpang di Bandara; Covid-19 melandai, kapasitas penumpang transportasi umum ditambah. Kemenhub membuat aturan baru terkait perjalanan orang di dalam negeri. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Aktivitas penumpang di Bandara; Covid-19 melandai, kapasitas penumpang transportasi umum ditambah. Kemenhub membuat aturan baru terkait perjalanan orang di dalam negeri. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Covid-19 melandai, kapasitas penumpang transportasi umum ditambah. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuat regulasi baru terkait aturan perjalanan orang di dalam negeri.

Seiring melandainya kasus Covid-19, Kemenhub mengizinkan penambahan kapasitas penumpang transportasi umum.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyampaikan, aturan ini diterapkan isai melihatkondisi pandemi di Indonesia telah membaik.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro 5G, Ini Bocoran Tanggal Rilisnya!

"Untuk transportasi udara, kapasitas penumpang sudah diizinkan lebih dari 70 persen," kata Adita, Kamis (21/10/2021).

Kendati demikian, Adita menegaskan meski telah mengizinkan penambahan kapasitas penumpang, maskapai penerbangan wajib menyediakan tiga baris kursi sebagai area karantina bagi penumpang yang bergejala.

"Untuk kapasitas terminal bandar udara, ditetapkan paling banyak 70 persen dari jumlah penumpang waktu sibuk pada masa normal," lanjutnya.

Sementara itu, untuk transportasi darat bagi daerah yang menerapkan PPKM Level 3 dan 4, pembatasan jumlah penumpang ditetapkan paling banyak 70 persen.

Baca Juga: Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Adapun bagi daerah yang menerapkan PPKM Level 1 dan 2, diizinkan menambah kapasitas penumpang secara penuh atau hingga 100 persen.

Adita menambahkan, Untuk transportasi laut di wilayah dengan PPKM Level 4 bakal mulai diterapkan kapasitas maksimal 50 persen. Sedangkan di wilayah PPKM Level 3 dibatasi 70 persen.

Sementara itu, untuk daerah berstatus PPKM Level 1 dan 2 diizinkan maksimal 100 persen.

"Untuk transportasi kereta, kapasitas rangkaian kereta antarkota diizinkan maksimal 70 persen," lanjutnya.

Di sisi lain, untuk KRL Commuter Line dalam wilayah aglomerasi maksimal 32 persen dan kereta lokal perkotaan maksimal 50 persen.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Ungkap Alasan Tes PCR Jadi Syarat Wajib Perjalanan Udara

Kemenhub, lanjut Adita, meminta kepada operator transportasi untuk memberikan sosialisasi pada calon penumpang terkait kebijakan yang mengizinkan penambahan kapasitas penumpang.

"Kementerian Perhubungan meminta kepada seluruh operator sarana dan prasarana transportasi untuk dapat memberikan sosialisasi agar dapat mengikuti ketentuan yang baru ini secara konsisten," ujarnya.

itu tadi aturan baru terkait kapasitas penumpang transportasi umum yang ditambah untuk perjalanan orang di dalam negeri.

Halaman:
1
2

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prakerja Gelombang 23 Segera Dibuka, Cepat Buat Akun!

Senin, 24 Januari 2022 | 17:33 WIB

Resmi! Street Race Digelar di Meikarta Bekasi

Senin, 24 Januari 2022 | 10:30 WIB

Tenaga Honorer yang Dihapus Akan Jadi PNS Tahun 2023?

Senin, 24 Januari 2022 | 10:10 WIB

Inilah Website Asli Metrolagu MP3, Jangan Salah Pilih

Senin, 24 Januari 2022 | 10:00 WIB

Daftar BPJS Online Mudah Tanpa Antre

Senin, 24 Januari 2022 | 09:34 WIB
X