Pengakuan Korban Pinjol Ilegal, Dirawat di RS hingga Keluarga Besar Diteror

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:37 WIB
Korban pinjol ilegal mengaku depresi saat bersaksi di Mapolda Jabar, Kamis, 21 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)
Korban pinjol ilegal mengaku depresi saat bersaksi di Mapolda Jabar, Kamis, 21 Oktober 2021. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Salah seorang korban pinjol ilegal berinisial TM mengungkapkan, dia sempat mengalami depresi bahkan dirawat di rumah sakit selama empat hari karena cara teror dan ancaman dari penagih pinjol ilegal.

Hal itu dia ceritakan ketika hadir di Mapolda Jabar, Kamis, 21 Oktober 2021, sebagai bukti bahwa cara pinjol ilegal menagih bayaran kepada peminjam sangat menyeramkan.

"Secara fisik, psikis, dan mental saya benar-benar jatuh sampai saya masuk ke rumah sakit di Bandung. Semua terjadi karena teror-teror, makian dari pelaku pinjol ilegal ini," ujar TM.

Baca Juga: Pinjol Ilegal Tagih Utang dengan Ancam Sebar Foto Tak Senonoh

Dengan terduduk lemas di kursi roda, suara parau, kepala menunduk mengenakan kacamata hitam dan bermasker, dia juga menceritakan bukan hanya dia sebagai peminjam, yang kena teror, pelaku pinjol ilegal ini juga meneror keluarga besar dan rekan-rekan kerjanya.

"Mental dan psikis saya semakin jatuh karena mereka menyebarkan foto, data diri saya, cacian dan makian ke keluarga besar dan rekan-rekan yang ada di kontak (ponsel) saya," katanya.

Baca Juga: Pinjol Ilegal: Pinjam Rp5 Juta, Harus Bayar Rp80 Juta dalam Sebulan

Diketahui, delapan tersangka sindikat pinjol yang diamankan oleh Polda Jabar antara lain berinisial GT (24), MZ (30), AZ (34), RS (28), AB (23), EA (31), EM (26), RSS (28). Kedelapan ini dibekuk di tempat berbeda, mulai dari Yogyakarta, NTT, Jakarta, Bogor, dan Tangerang.

‎"RSS selaku Direktur PT TII, GT sebagai Assintant manager, AZ, RS itu selaku HRD, MZ bagian IT, lalu AB, peneror (Desk Collector), EM dan EA itu Team Leader Desk Collector," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cianjur Kekurangan Ratusan Guru dan Nakes

Senin, 29 November 2021 | 19:35 WIB

4 Tuntutan Lengkap Demo Buruh di Gedung Sate

Senin, 29 November 2021 | 15:30 WIB

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB
X