Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat, Ini Syarat Satgas Covid-19

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:22 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito; Anak usia di bawah 12 tahun sudah boleh naik pesawat untuk rute penerbangan domestik.  Hasil tes tes PCR pun menjadi hal dan syarat wajib. (BNPB)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito; Anak usia di bawah 12 tahun sudah boleh naik pesawat untuk rute penerbangan domestik. Hasil tes tes PCR pun menjadi hal dan syarat wajib. (BNPB)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kabar baik, kini anak usia di bawah 12 tahun sudah boleh naik pesawat untuk rute penerbangan domestik dengan syarat wajib perjalanan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan syarat anak usia di bawah 12 tahun sudah boleh naik pesawat adalah melakukan tes Covid-19 sesuai aturan di daerah tujuannya.

Wiku mengatakan, hasil tes PCR pun menjadi hal wajib untuk syarat anak usia di bawah 12 tahun sudah boleh naik pesawat. Aturan hasil tes PCR ini disesuaikan dengan syarat perjalanan penerbangan di daerahnya masing-masing.

Baca Juga: 23 Daftar HP Samsung Murah Terbaru dan Terbaik 2021

"Jadi mereka sudah bisa asalkan dengan penuh kehati-hatian dan dalam keadaan sehat," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis (21/10/2021).

Tak hanya itu, Wiku menjamin, alat swab baik tes PCR maupun Antigen yang digunakan di Indonesia aman bagi anak.

"IDAI telah menyatakan kelayakan PCR atau antigen untuk dilakukan kepada anak-anak. Keputusan ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat, dan bagi mereka yang berada dalam keadaan mendesak dan penting," ucapnya.

Sebelumnya pemerintah merilis aturan baru yang tertutang dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri.

Baca Juga: Rekomendasi 17 HP Xiaomi Murah Mulai 1 Jutaan Terbaru September 2021

Dalam SE tersebut disebutkan bahwa setiap penumpang pesawat wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR H-2 meski sudah divaksin minimal dosis pertama. Alhasil untuk syarat penerbangan domestik tidak bisa lagi dengan hasil tes antigen.

Wiku menjabarkan, penumpang pesawat tak bisa lagi menggunakan tes antigen lantaran aturan jaga jarak di moda transportasi umum sudah dihapuskan alias kapasitas 100 persen.

Selain itu, pengetatan metode testing menjadi PCR saja di wilayah Jawa-Bali dan Non Jawa-Bali level 3 dan 4.

"Ini dilakukan mengingat sudah tidak diterapkannya penjarakan tempat duduk atau seat distancing dengan kapasitas penuh, sebagai bagian dari uji coba pelonggaran mobilitas demi pemulihan ekonomi di tengah kondisi kasus yang cukup terkendali," ungkap Wiku.

Baca Juga: 22 HP Murah RAM Besar Baterai Jumbo 1 Jutaan Terbaik 2021

Wiku mengatakan, metode tes PCR memiliki akurasi tinggi. Selain itu, metode ini dinilai mampu mengurangi risiko penularan meski kapasitas di dalam pesawat sudah 100 persen.

"Pihak maskapai wajib menyediakan 3 row atau baris yang dikosongkan untuk memisahkan pelaku perjalanan yang bergejala saat perjalanan," ucapnya.

Sementara itu, transportasi umum laut, kereta api, dan kendaraan pribadi antarkota atau antarprovinsi harus sudah divaksin minimal dosis pertama dan wajib menyertakan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR 2x24 jam atau Tes Antigen 1X24 jam.

Baca Juga: Bocoran Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro 5G

Selain itu, untuk perjalanan dengan tujuan ke daerah PPKM Level 1 dan 2 dengan semua moda transportasi wajib menyertakan hasil negatif Covid-19 dari tes antigen 1x24 jam atau tes PCR 2x24 jam.

Demikian syarat anak usia di bawah 12 tahun sudah boleh naik pesawat hingga hasil tes PCR menjadi syarat wajib perjalanan menggunakan pesawat.

Halaman:
1
2
3

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prakerja Gelombang 23 Segera Dibuka, Cepat Buat Akun!

Senin, 24 Januari 2022 | 17:33 WIB

Resmi! Street Race Digelar di Meikarta Bekasi

Senin, 24 Januari 2022 | 10:30 WIB

Tenaga Honorer yang Dihapus Akan Jadi PNS Tahun 2023?

Senin, 24 Januari 2022 | 10:10 WIB

Inilah Website Asli Metrolagu MP3, Jangan Salah Pilih

Senin, 24 Januari 2022 | 10:00 WIB

Daftar BPJS Online Mudah Tanpa Antre

Senin, 24 Januari 2022 | 09:34 WIB

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia Belum Suntik Vaksin

Minggu, 23 Januari 2022 | 10:26 WIB
X