Mahfud MD: Korban Pinjol Ilegal Tak Usah Bayar Utang Meski Ditagih, Kalo Diteror Lapor Polisi

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 06:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD (dok. Sekretariat Kabinet)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD (dok. Sekretariat Kabinet)

AYOBANDUNG.COM - Pemerintah sedang gencar-gencarnya memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD minta korban pinjol ilegal tak usah membayar utangnya.

"Kepada mereka yang sudah terlanjur menjadi korban, jangan membayar," kata Mahfud dikutip dari Republika.co.id, Rabu, 20 Oktober 2021.

 

Baca Juga: Ribuan Warga Bandung Terjerat Pinjol dan Rentenir, untuk Modal Usaha hingga Makan Sehari-hari

Mahfud bahkan minta korban pinjol ilegal tidak usah membayar utangnya meski ditagih.

Jika korban pinjol ilegal menerima teror karena tidak membayar utangnya dapat lapor ke kantor polisi terdekat.

"Kalau tidak membayar lalu ada yang tidak terima, diteror, lapor kepada kantor polisi terdekat. Polisi akan memberikan perlindungan," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Baca Juga: 4.874 Akun Pinjol Ilegal Ditutup Kemenkominfo

Imbauan yang dilakukan pemerintah yang dihadiri OJK dan BI itu bertujuan untuk menghentikan penyelenggaraan pinjol ilegal.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cegah Omicron, Indonesia Larang WN dari Hong Kong

Senin, 29 November 2021 | 15:46 WIB

Akhirnya, Toilet SPBU Gratis!

Sabtu, 27 November 2021 | 12:30 WIB

20 Link Twibbon Hari Menanam Pohon Indonesia 2021

Jumat, 26 November 2021 | 20:08 WIB
X