Wagub Uu Pastikan PTM di Majalengka Terapkan Protokol Kesehatan

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:11 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau kegiatan PTM Terbatas, di SMA Negeri 1 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Selasa (19/10/2021).  (Biro Adpim Jabar/Aji Bagus Muharam)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau kegiatan PTM Terbatas, di SMA Negeri 1 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Selasa (19/10/2021). (Biro Adpim Jabar/Aji Bagus Muharam)

MAJALENGKA, AYOBANDUNG.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, di SMA Negeri 1 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Selasa (19/10/2021), untuk memastikan bahwa proses belajar mengajar menerapkan protokol kesehatan.

Peninjauan tersebut dilakukan karena melihat adanya kasus Covid-19 dari klaster sekolah.

"Di provinsi lain ada (klaster), di Jabar jangan sampai ada karena memang para kepala sekolah para guru, kompak menegakkan prokes," katanya.

Wagub Uu melihat pihak sekolah menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Secara kasat mata seluruh protokol kesehatan sudah dilaksanakan pihak sekolah, jumlah tiap kelas 50 persen, pemakaian masker, dan yang lainnya juga sudah dilaksanakan," ujar Uu Ruzhanul Ulum.

Begitu pula para guru sudah divaksin 100 persen untuk dosis pertama. Wagub Uu pun berharap setiap sekolah lain juga memperhatikan prokes saat pembelajaran tatap muka.

Jangan sampai setelah PTM ada klaster baru di lingkungan sekolah, harapnya.

Di sisi lain, Wagub Uu senang melihat raut wajah siswa yang bahagia ketika bertemu langsung dengan teman-teman setelah hampir dua tahun. Para guru pun senang karena merasa pembelajaran lebih efektif dengan tatap muka.

"Para siswa senang dengan pembelajaran tatap muka, belajar di kelas, bisa bertemu lagi dengan teman, bisa bertemu lagi dengan guru," tutur Pak Uu. "Begitupun saya tanya guru, belajar langsung tatap muka dirasa lebih efektif," katanya.

Wagub meminta sekolah dan guru lebih kreatif dan inovatif lagi dalam merancang metode pembelajaran untuk mengakomodasi siswa yang datang ke sekolah dan siswa yang masih berlajar daring di rumah.

“Saya minta kepada para guru untuk ada inovasi dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga anak semakin tertarik untuk belajar," katanya.

( )

Halaman:
1
2

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Identitas Mayat yang Ditemukan Gosong di Cianjur

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:15 WIB

Omicron Jabar Capai 33 Kasus, Terbanyak di Daerah Ini

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:15 WIB

Pemkab Cianjur Darurat Kepala Sekolah Dasar

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:23 WIB

Harga Minyak Goreng di Cianjur Masih Belum Stabil

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:49 WIB

Warga Cianjur Maafkan Arteria Dahlan, tapi ...

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:30 WIB
X