Umrah dan Haji 1443 H Bakal Pakai Data PeduliLindungi dan Siskopatuh

- Senin, 18 Oktober 2021 | 21:00 WIB
Jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi. (Ayobandung.com/Adi Ginanjar Maulana)
Jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi. (Ayobandung.com/Adi Ginanjar Maulana)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah umrah tahun 1443 Hijriah di masa pandemi Covid-19.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) terus melakukan persiapan tersebut, antara lain terkait pembukaan akses data sertifikat vaksin jemaah umrah dan aplikasi PeduliLindungi.

Di samping itu, persiapan lainnya yakni integritas aplikasi Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh) dengan aplikasi PeduliLindungi.

Kedua hal ini dibahas bersama oleh Tim Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus, Sistem Informasi Haji dan Umrah (Sihdu), Pusat Data dan Informasi Kemenkes, serta tim Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin mengatakan, integrasi Siskopatuh dan PeduliLindungi diperlukan dalam rangka menyesuaikan dengan kebutuhan informasi data dalam sistem aplikasi yang dikembangkan Arab Saudi.

"Saudi membutuhkan data jemaah umrah, baik yang terkait kesehatan maupun pemaketan layanan umrah. Sehingga perlu ada upaya integrasi data dalam peduli lindungi dan siskopatuh," ujar Arifin dikutip dari situs resmi Kemenag, Senin, 18 Oktober 2021.

Menurutnya, data Siskopatuh berisi informasi tentang penyelenggaraan ibadah umrah, antara lain nama jemaah, tanggal lahir, nomor paspor, PPIU, dan paket layanan umrah. Sedangkan data PeduliLindungi mencakup data kesehatan, khususnya vaksin dan hasil PCR.

"Kedua sistem ini dalam proses integrasi agar bisa ditampilkan saat diakses melalui QR Code," ucap Arifin.

Kasubdit Sihdu Hasan Affandi menambahkan, ada tiga opsi yang didiskusikan terkait skema penggunaan QR Code.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Artikel Terkait

Terkini

Tes PPPK Guru Tahap 2 Diundur?

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:24 WIB
X