Insentif Nakes Cianjur Belum Dibayar Semua, padahal Butuh Biaya Hidup

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:47 WIB
Ilustrasi petugas kesehatan atau tenaga kesehatan (nakes) mengevakuasi jenazah Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi petugas kesehatan atau tenaga kesehatan (nakes) mengevakuasi jenazah Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

 

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Komisi D DPRD Cianjur meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur agar menyelesaikan pembayaran insentif tenaga kesehatan penanganan Covid-19.

“Kami mendapat laporan kalau insentif tenaga kesehatan belum diterima semuanya, katanya sih baru 40 persen,” kata Geugeu pada wartawan, Jumat 15 Oktober 2021.

Legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini meminta insentif para tenaga kesehatan, yang merupakan garda terdepan dalam penangnan Covid-19, harus segera diselesaikan.

“Para tenaga kesehatan memerlukan biaya hidup, karena pekerjaanya sangat beresiko buat dirinya, juga keluarga dan lingkungannya,” katanya.

Baca Juga: Papan Reklame di Pintu Keluar Tol Kertajati Hilang, Diduga Dicuri

Menindaklanjuti hal tersebut, tutur Geugeu, Komisi D akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan Cianjur untuk meminta kejelasannya.

“Kita akan panggil Kepala Dinkes untuk meminta keterangan seputar insentif nakes Covid-19, terutama alasan keterlmbatan pembayarannya,” tandasnya. [*]

Baca Juga: Kaum Transgender Cianjur Tak Berani Ajukan Ganti Jenis Kelamin di KTP

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cianjur Kekurangan Ratusan Guru dan Nakes

Senin, 29 November 2021 | 19:35 WIB

4 Tuntutan Lengkap Demo Buruh di Gedung Sate

Senin, 29 November 2021 | 15:30 WIB

Ketua PWI Jabar Hadiri Konferensi Wilayah PWI Karawang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:34 WIB

72 Kepala Sekolah SMP Cianjur Dirotasi

Jumat, 26 November 2021 | 12:29 WIB
X