Kompetisi Digital SAPA Untuk Indonesia Ajak UMKM Gali Potensi Pemasaran Digital

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 23:57 WIB
Kompetisi Digital SAPA Untuk Indonesia Ajak UMKM Gali Potensi Pemasaran Digital
Kompetisi Digital SAPA Untuk Indonesia Ajak UMKM Gali Potensi Pemasaran Digital

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Semangat dan Aksi Perempuan Andalan (SAPA) Untuk Indonesia mendorong para pelaku UMKM, terutama wanita, untuk mulai memanfaatkan pemasaran digital demi kemajuan bisnis masing-masing. Dorongan tersebut diwujudkan dalam bentuk rangakain pelatihan hingga kompetisi digital bari para pelaku UMKM.

Pada kompetisi tersebut, para pelaku UMKM diajak untuk membuat video promosi produk/jasa mereka dengan durasi satu menit. Kompetisi ini menguji kemampuan para peserta untuk menyampaikan informasi produk/jasa mereka secara kreatif dalam durasi yang singkat dengan di media sosial yang menjadi keterampilan penting bagi UMKM masa kini.

Kompetisi digital SAPA untuk Indonesia menerima 227 unggahan, dan dari total unggahan tersebut terdapat 59 video yang lolos kurasi dan melalui proses penjurian. Empat pemenang telah dipilih oleh dewan juri dari Sirclo dan Smesco berdasarkan kriteria product knowledge (pemahaman produk) yang mencakup deskripsi produk/jasa, harga, serta informasi akses ke barang atau layanan yang ditawarkan; dan kreativitas dari pelaku UMKM dalam mengemas informasi.

Juara satu kompetisi adalah Vera Damayanti, pemilik usaha Kopi Lelet Cangkir, UMKM asal Rembang Jawa Tengah yang telah berdiri sejak 1982. Dengan tagline “Nikmatnya Beda, Aromanya Berasa”. Dalam durasi satu menit, Vera mampu mengemas beragam informasi menarik dari proses produksi hingga varian produk yang ditawarkan sembari menunjukkan fasilitas produksi dan suasana toko.

UMKM @littlepalmerco milik Miranti menjadi juara kedua. Dengan gaya editing sederhana, Miranti memasarkan produk pakaian jadi untuk anak-anak buatannya, memamerkan ragam corak dan bentuk pakaian untuk anak yang menarik dengan imbuhan informasi yang ringkas dengan tambahan teks.

Sementara, juara ketiga adalah @mrart.paint milik Siti Masruroh yang menawarkan phyrografi, seni lukis yang unik. Tidak menggunakan tinta atau cat melainkan menggunakan teknik membakar pada medium kayu. Siti menunjukkan teknik uniknya dan menempatkannya sebagai alternatif hadiah unik dan berkesan.

Terakhir, ada Febri Yunarta, pengusaha kerajinan @creabush_indonesia sebagai juara keempat. Dalam video unggahan akun @creabrush_indonesia, Febri memamerkan kreasi tas yang memanfaatkan tenunan lidi dikombinasikan dengan kulit sebagai alternatif ramah lingkungan yang tetap berkesan eksklusif.

Keempat pemenang tadi mendapatkan hadiah utama berupa modal usaha dengan total nilai mencapai Rp 25.000.000 dan laptop. Selain itu, 10 video favorit mendapatkan saldo e-wallet dengan nilai total Rp 2.000.000. Lebih lagi, ada 100 peserta terpilih yang mendapatkan kelas mentoring dari Sirclo dan akan terhubung dengan platform dropshipper Siren.id milik Smesco Indonesia.

Pengumuman pemenang kompetisi digital menutup webinar SAPA Untuk Indonesia pada 5 dan 6 Oktober. Webinar dibuka pada hari Selasa 5 Oktober 2021 dengan sambutan oleh Direktur PT HM Sampoerna Tbk. Elvira Lianita dan Menteri Koordinator Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksara Kawi Akan Rilis di Tabel Unicode Tahun 2022

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:21 WIB
X