PATUHI: Aturan hingga Biaya Umrah selama Pandemi Belum Terjawab

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:07 WIB
Surat edaran terkait persiapan penyelenggaraan ibadah umrah 1443 H dinilai belum menjawab persoalan umrah di masa pandemi. (Ayobandung.com/Adi Ginanjar Maulana)
Surat edaran terkait persiapan penyelenggaraan ibadah umrah 1443 H dinilai belum menjawab persoalan umrah di masa pandemi. (Ayobandung.com/Adi Ginanjar Maulana)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Surat edaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah tentang persiapan penyelenggaraan ibadah umrah 1443 H, dinilai belum menjawab persoalan umrah di masa pandemi.

Pemilik Travel Riau Wisata Hati (RWH), Muhammad Dawood, menilai surat edaran yang ditandatangani Dirjen PHU Hilman Latief hampir sama dengan surat edaran yang dikirim lembaga itu satu tahun yang lalu.

"Mirip seperti tahun lalu, hanya melaporkan saja," kata Muhammad Dawood dinukil Republika.co.id, Selasa(12/10/2021).

Baca Juga: 15 HP NFC Termurah 2021, Ada Redmi hingga Samsung!

Seharusnya kata dia, dalam surat edaran nomor B-II.029/DJ.II.IV/HJ.09/10/2021 itu memuat detail teknis penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi. Mulai dari berapa biaya kenaikan umrah, apa yang dimaksud vaksin lengkap, sampai kapan umrah akan dimulai harusnya ada di dalam surat edaran itu.

"Syarat dan aturan umrah kita belum tahu, biaya juga belum diketahui, jadwal keberangkatan. Intinya belum ada kepastian," katanya.

Muhammad Dawood yang juga inisiator Perkumpulan Travel Umroh Haji Indonesia (PATUHI) ini mengoreksi surat edaran itu tidak membahas detail berapa kenaikan harga yang mesti dibebankan kepada jemaah.

Hal itu penting agar jemaah bisa mempersiapkan kekurangannya sebelum keberangkatan dan banyak lagi aturan yang mesti dibahas.

”Intinya jangan buru-buru membuat statement sebelum adanya kepastian,” katanya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPKM Diperpanjang, Airlangga: Level Relatif Turun

Senin, 6 Desember 2021 | 17:26 WIB
X