Kesehatan Mental dalam Islam dan 5 Cara agar Mental Tetap Sehat

- Senin, 11 Oktober 2021 | 14:32 WIB
Ilustrasi kesehatan mental. (Pixabay)
Ilustrasi kesehatan mental. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Bagaimana agama Islam memandang kesehatan mental?

Mental bisa saja tidak sehat jika tidak beban terus ditumpuk.

Di masyarakat umum, orang yang mengalami kesehatan mental tidak jarang menerima pandangan negatif.

Lantas, bagaimana Islam memandang gangguan jiwa dan masalah kesehatan mental?

Baca Juga: Kesehatan Mental dalam Islam dan 5 Cara agar Mental Tetap Sehat

Dikutip dari Republika, Dr. Jalaluddin dalam buku Psikologi Agama menyebut, "Kesehatan mental merupakan kondisi batin yang senantiasa berada dalam keadaan tenang, aman, dan  tentram, dan upaya untuk menemukan ketenangan  batin  dapat dilakukan antara lain melalui penyesuaian diri  secara resignasi (penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan)".

Pemikir Muslim, al-Ghazali, meyakini manusia sebagai makhluk jasmani-ruhani dan aspek ruhiyah merupakan sebuah hakekat nyata. Terkait upaya menciptakan ketenangan jiwa, dia menyebut jiwa terdiri dari empat elemen pokok, yakni al-qalb, al-ruh, al-nafs, dan al-aql.

Empat elemen ini, secara esensi bermakna sama.

Baca Juga: Cara Akses Layanan Kesehatan Mental di Pikobar, Konsultasi dengan Psikolog dan Psikiater RSJ Cisarua

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Pengertian dan Sifat-Sifat Magnet

Jumat, 20 Mei 2022 | 09:17 WIB

Benarkah Asmaul Husna Allah SWT Berjumlah 99?

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:40 WIB
X