Alat Berat Sentul City Terus Beroperasi, Warga Bojongkoneng Kesulitan Air Bersih

- Senin, 4 Oktober 2021 | 14:51 WIB
Sejumlah alat berat milik Sentul City tengah beroperasi di atas lahan sengketa di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)
Sejumlah alat berat milik Sentul City tengah beroperasi di atas lahan sengketa di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- PT Sentul City terus melakukan pengembangan lahan di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor. Padahal aktivitas itu sudah mendapatkan penolakan dan protes dari warga.

Bahkan, akibat aktivitas tersebut, warga Kampung Gunung Batu Kidul, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, harus rela sumber air bersihnya terganggu.

Ketua RT 02 RW 11 di Kampung Gunung Batu Kidul, Hazarul Azwar mengatakan, setidaknya ada lima alat berat lebih milik Sentul City yang hingga saat ini masih beroperasi melakukan pengembangan lahan di wilayahnya.

Baca Juga: Status Lahan Bojongkoneng Belum Jelas, Alat Berat Sentul City Terus Beroperasi

Lantaran lokasi aktivitas yang dilakukan oleh Sentul City berada di dataran tinggi, hal tersebut membuat sumber air bersih yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari terganggu.

"Akibat aktivitas alat berat itu, sumber air bersih warga terganggu. Karena posisi pemukiman warga ada di bawah dan lokasi pengembangan berada di atas, jadi akses air bersih warga sekitar terganggu," katanya, saat dihubungi Ayobogor.com, Senin, 4 Oktober 2021.

Berdasarkan data yang ada, di RT 02 RW 11 Kampung Gunung Batu Kidul, ada sekitar 30 lebih rumah yang akses air bersihnya terganggu akibat adanya aktivitas alat berat milik PT Sentul City di kawasan tersebut.

"Di wilayah saya saja ada sekitar 30 rumah yang terdampak. Belum lagi di wilayah lainnya. Karena wilayah lain juga saya yakin akan terdampak, karena sumber air bersih kami berada di sumber yang sama," ujarnya.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Sentul City dan pemerintah desa. Namun hingga kini belum ada tanggapan dan respon atas keresahan masyarakat tersebut.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X