Iuran BPJS Kesehatan Berbasis Kelas Dihapus Mulai 2022

- Rabu, 29 September 2021 | 11:25 WIB
[Ilustrasi BPJS Kesehatan] Iuran BPJS Kesehatan yang berbasis kelas akan dihapus mulai tahun 2022. Dengan ini, standarisasi kelas berlaku.
[Ilustrasi BPJS Kesehatan] Iuran BPJS Kesehatan yang berbasis kelas akan dihapus mulai tahun 2022. Dengan ini, standarisasi kelas berlaku.

Iuran BPJS Kesehatan yang berbasis kelas akan dihapus mulai tahun 2022. Dengan ini, standarisasi kelas berlaku.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pihak BPJS Kesehatan akan mulai menghilangkan iuran berbasis kelas pada layanan kesehatan mereka. Di tahun 2022 nanti, iuran kelas 1, 2, dan 3 BPJS akan diseragamkan menjadi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Pihak BJPS menghapus layanan berbasis mereka dengan mengacu kepada UU No. 40 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial.

“Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) bukan berarti akan diminimalkan pelayanannya. Hal ini merupakan upaya standarisasi untuk KRI (Kelas Rawat Inap) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), setelah melalui kriteria yang akan disepakati,” jelas Muttaqien, anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), pada 27 September 2021 lalu.

Mengacu kepada UU Sistem Jaminan Sosial Nasional pasal 23 ayat 4, kelas yang tersedia di rumah sakit untuk perawatan rawat inap adalah kelas standar.

Tujuan pemberian kelas standar ini, untuk menciptakan ekuitas atau kesetaraan dalam program JKN.

Layanan yang tersedia di rumah sakit nantinya hanya terbagi dalam 2 kelas, KRIS untuk Penerima Bantuan Tunai (PBT) dan KRIS untuk non PBT.

Peserta KRIS PBT apabila ingin naik kelas ke KRIS non PBT, dapat menambahkan selisih biaya yang terjadi dari kenaikan kelas tersebut.

Perubahan layanan menjadi 2 kelas ini, akan berimbas kepada iuran yang akan dikenakan kepada para peserta. Sayangnya besaran iuran tersebut, belum ditentukan sekarang.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X