Perguruan Tinggi Boleh Belajar Tatap Muka, Kemendikbudristek Rilis Aturannya

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:34 WIB
Perguruan tinggi yang akan menyelenggarakan PTM Terbatas wajib menerapkan pembatasan penggunaan ruang dengan kapasitas maksimal 50 persen. (Suara.com)
Perguruan tinggi yang akan menyelenggarakan PTM Terbatas wajib menerapkan pembatasan penggunaan ruang dengan kapasitas maksimal 50 persen. (Suara.com)

Perguruan tinggi yang akan menyelenggarakan PTM Terbatas wajib menerapkan pembatasan penggunaan ruang dengan kapasitas maksimal 50 persen.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Dalam SE tersebut, termaktub bahwa perguruan tinggi mendapatkan lampu hijau untuk melaksanakan PTM Terbatas.

Adapun, SE tersebut telah disetujui berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

“Dengan ini kami sampaikan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi mulai semester gasal tahun 2021/2022 diselenggarakan dengan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan/atau pembelajaran daring,” tulis salah satu paragraf dalam SE tersebut, Sabtu 25 September 2021.

Adapun dalam SE itu, perguruan tinggi yang akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, baik perkuliahan, praktikum, studio, praktik lapangan, maupun bentuk pembelajaran lainnya, harus memenuhi beberapa kriteria.

Selain itu, menurut laporan dari Ayojakarta.com, perguruan tinggi yang diizinkan untuk PTM yakni yang berada di wilayah PPKM level 1 hingga 3.

Terdapat 3 kriteria utama SE yang ditandatangani sejak 13 September itu.

Pertama yaitu persiapan, dimana salah satunya mengatur bahwa perguruan tinggi hanya diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan kurikuler melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta harus membentuk satuan tugas penanganan Covid-19 di lingkup kampus.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksara Kawi Akan Rilis di Tabel Unicode Tahun 2022

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:21 WIB
X