Indonesia Belum Beri Izin Anak 5-11 Tahun Disuntik Vaksin Pfizer

- Jumat, 24 September 2021 | 07:55 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakam, penggunaan vaksin Pfizer di Indonesia belum dibolehkan untuk anak usia 5-11 tahun. (BNPB)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakam, penggunaan vaksin Pfizer di Indonesia belum dibolehkan untuk anak usia 5-11 tahun. (BNPB)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penggunaan vaksin Pfizer di Indonesia belum dibolehkan untuk anak usia 5-11 tahun.

Pemerintah masih mengacu izin penggunaan darurat atau emergency of euthorization (EUE) Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) RI terhadap vaksin Pfizer.

"Sejauh ini pemerintah Indonesia masih mengacu pada EUA vaksin Pfizer yang dikeluarkan oleh Badan POM sejak tanggal 15 Juli. Vaksin Pfizer layak diberikan kepada anak-anak usia 12 sampai dengan 15 tahun dan orang di atas umur 16 tahun," ujar Wiku, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 24 September 2021

Meski, perusahaan Pfizer mengatakan vaksin Covid-19 buatannya memicu respons kekebalan yang kuat pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun, tapi ketentuan tersebut tidak serta merta berlaku di Indonesia. Wiku mengatakan, sekalipun ada perubahan penerima vaksinasi, Pemerintah akan menunggu kajian BPOM terlebih dahulu.

"Jika terjadi perubahan kriteria penerima vaksinasi maka pemerintah akan segera memberikan informasi secara aktual kepada publik," kata Wiku.

Sebelumnya, dua perusahaan Pfizer dan BioNTech mengatakan vaksin Covid-19 buatan dua perusahaan itu memicu respons kekebalan yang kuat pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun.

Kedua perusahaan itu berencana meminta persetujuan sesegera mungkin agar vaksin itu dapat digunakan pada kelompok usia tersebut di Amerika Serikat, Eropa dan negara-negara lain.

Kedua perusahaan mengatakan, vaksin dua dosis Pfizer/BioNTech menghasilkan respons kekebalan pada anak usia 5-11 tahun dalam uji klinis fase II dan III. Hasil itu sesuai dengan hasil yang diamati pada uji klinis sebelumnya pada kelompok usia 16 hingga 25 tahun.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksara Kawi Akan Rilis di Tabel Unicode Tahun 2022

Senin, 25 Oktober 2021 | 09:21 WIB
X