Warga Lithuania Dilarang Pakai Handphone China: Diimbau Buang Xiaomi ke Tong Sampah

- Kamis, 23 September 2021 | 17:19 WIB
[Ilustrasi produk Xiaomi] Imbauan agar membuang handphone buatan China sedang ramai di Lithuania, terutama untuk ponsel merek Xiaomi. Kondisi ini jadi kontroversi. (Pixabay/Juraj Vasek)
[Ilustrasi produk Xiaomi] Imbauan agar membuang handphone buatan China sedang ramai di Lithuania, terutama untuk ponsel merek Xiaomi. Kondisi ini jadi kontroversi. (Pixabay/Juraj Vasek)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Imbauan agar membuang handphone buatan China sedang ramai di Lithuania, terutama untuk merek Xiaomi.

Konsumen di sana diminta segera membuang ponsel China mereka dan menghindari membeli yang baru.

Pernyataan tersebut diungkapkan secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Lithuania

Berdasarkan laporan oleh National Cyber ​​Security Center, menguji ponsel 5G dari pabrikan China, diklaim bahwa satu ponsel Xiaomi memiliki alat sensor bawaan sementara model Huawei lainnya memiliki kelemahan keamanan.

"Rekomendasi kami adalah untuk tidak membeli ponsel China baru, dan menyingkirkan yang sudah dibeli secepat mungkin," kata Wakil Menteri Pertahanan Lithuania, Margiris Abukevicius.

Di sisi lain, Huawei mengatakan tidak ada data pengguna yang dikirim secara eksternal. Xiaomi pun mengatakan tidak menyensor komunikasi.

Dugaan Sensor pada Ponsel Xiaomi

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Lithuania, yang dilansir media internasional seperti BBC dan Reuters, Ponsel unggulan Xiaomi Mi 10T 5G ditemukan memiliki perangkat lunak yang dapat mendeteksi dan menyensor istilah termasuk "Bebaskan Tibet", "Hidup kemerdekaan Taiwan" atau "gerakan demokrasi".

Laporan ini menyoroti lebih dari 449 istilah yang dapat disensor oleh aplikasi sistem ponsel Xiaomi, termasuk oleh browser internet default.

Di Eropa, kemampuan ini telah dimatikan pada model-model tersebut, tetapi laporan National Cyber ​​Security Center berpendapat bahwa itu dapat diaktifkan dari jarak jauh kapan saja.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Beruang Kutub Akan Punah 79 Tahun Lagi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Putri Bill Gates Masuk Islam?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Apple Tutup Aplikasi Alquran di China, Kenapa?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Masjid Diserang, 10 Orang Sedang Sholat Ashar Tewas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:30 WIB

6 Drama Korea Romantis yang Cocok Ditonton saat Hujan

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:28 WIB
X