Shang-Chi Akhirnya Tayang di Bioskop Indonesia

- Rabu, 22 September 2021 | 09:35 WIB
Shang-Chi (Poster)
Shang-Chi (Poster)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Shang-Chi and The Legend of The Ten Rings tayang bioskop Indonesia mulai hari ini, 22 September 2021. Bagaimana kisahnya?

Dilansir dari Republika.co.id, Sang-Chi and The Legend of The Ten Rings memperkenalkan karakter Shang Chi, adiwira terbaru Marvel Cinematic Universe (MCU). Film ini akan menceritakan awal kisah Shang-Chi yang belum pernah diketahui sebelumnya.

Simu Liu berperan sebagai tokoh utama, Shang-Chi. Ia beradu peran dengan Awkwafina, Michelle Yeoh, dan Tony Leung dalam adegan-adegan yang melibatkan aksi seru dengan sentuhan emosional dan humor ala MCU.

Baca Juga: Cara Daftar Vaksin Kabupaten Bandung Update Terbaru September 2021, Catat Link dan Lokasinya!

Menurut sutradara Destin Daniel Cretton hal yang membuat kisah ini menarik adalah hubungan kompleks antara ayah dan anak. Sang ayah melatih anaknya menjadi seorang pembunuh, namun anaknya justru berbalik melawannya ketika tumbuh dewasa.

"Hal itu sangat menarik bagi saya, dan kisah ini juga yang saya ajukan pada tim kreatif Marvel diawal diskusi kami," jelas Cretton, lewat siaran pers yang diterima, Selasa, 21 September 2021.

Shang-Chi merupakan salah satu karakter terbaru yang masuk ke dalam MCU di fase keempat ini. Karakter Shang-Chi dibuat oleh Marvel Comics pada tahun 1970-an.

Tim kreatif Marvel yang dipimpin oleh Kevin Feige dan Jonathan Schwartz merasa tertarik sekaligus tertantang saat melihat kisah dan karakter yang ada dalam komik tersebut. Keduanya lalu memutuskan untuk mengangkat kisah dari karakter Shang-Chi dengan sentuhan baru yang segar agar tetap relevan.

Dalam film ini, karakter Shang-Chi digambarkan sebagai sosok yang memiliki hubungan langsung dengan Ten Rings, sebuah organisasi misterius yang dahulu terlibat dalam penculikan Tony Stark di film Iron Man pertama. Sosok di balik organisasi tersebut akhirnya terungkap dan dikenal sebagai The Mandarin dalam film Iron Man 3 (2013).

Akan tetapi, di akhir film tersebut, para penggemar dikejutkan dengan fakta bahwa The Mandarin hanyalah tokoh palsu yang diperankan oleh seorang aktor bayaran bernama Trevor Slattery. Melalui film ini, para penonton akan diajak untuk melihat kembali sejarah serta tokoh dibalik organisasi Ten Rings sebenarnya, yaitu Xu Wenwu, yang merupakan ayah Shang-Chi.

Baca Juga: Penyebab Penyumbang Terbesar Lonjakan Kasus Covid-19 di Indonesia

Awal Mula Kisah Shang-Chi

Kisah Shang-Chi and The Legend of The Ten Rings dimulai saat kehidupan tenang Shang Chi di San Fransisco, Amerika Serikat diusik oleh sekelompok pembunuh bayaran. Para penjahat berusaha merampas liontin pemberian mendiang ibunya.

Serangan tersebut membuat Shang-Chi dan sahabatnya, Katy, harus meninggalkan hidup mereka di San Fransisco. Keduanya pergi menuju Macau untuk menemui adik Shang-Chi, Xialing, demi memperingatkannya tentang ancaman yang akan datang tersebut.

Seiring perjalanannya, Shang-Chi harus kembali menghadapi masa lalu yang telah lama ditinggalkannya. Ketika kembali masuk dalam lingkaran organisasi Ten Rings yang misterius, ia menyadari bahwa ia harus segera menghentikan ayahnya.

Selain memperkenalkan adiwira terbaru dari MCU, Shang-Chi and The Legend of The Ten Rings menyuguhkan berbagai unusr unik yang terinspirasi dari berbagai elemen khas Asia. Ada seni bela diri kung fu, wushu, hong quan, muay thai, silat, krav maga, jiu-jitsu.

Sebagai sutradara, Creton menyebut, tujuannya adalah untuk menghormati besarnya peran seni bela diri di dalam dunia perfilman. Semua orang di balik film ini memiliki rasa hormat yang mendalam terhadap seni bela diri tersebut.

Baca Juga: Bau Kaki Tak Sedap Tanda Baik untuk Kesehatan, Kok Bisa?

"Maka setiap adegan pertarungan, menceritakan sebuah kisah yang unik tentang karakternya masing-masing," jelasnya.

Petualangan penuh aksi Shang-Chi dalam menghadapi masa lalunya menyuguhkan sebuah kisah yang autentik dengan karakter yang multi-dimensional. Film menampilkan perpaduan unik antara budaya seni bela diri yang melegenda dan kehidupan modern masyarakat Asia-Amerika.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X