Penyaluran BST Covid-19 Resmi Dihentikan, Ini Alasan Kemensos

- Rabu, 22 September 2021 | 07:25 WIB
[Ilustrasi] Kemensos tak lagi melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) Covid-19. Bantuan ini hanya diberikan pada saat kedaruratan saja. (Pixabay/Mohamad Trilaksono)
[Ilustrasi] Kemensos tak lagi melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) Covid-19. Bantuan ini hanya diberikan pada saat kedaruratan saja. (Pixabay/Mohamad Trilaksono)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Sosial (Kemensos) tak lagi melanjutkan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19. Bantuan ini hanya diberikan pada saat kedaruratan saja.

"BST cuma dua bulan. Jadi, kan kemarin awal 2021 cuma empat bulan Januari sampai April, ditambah dua bulan karena PPKM darurat, Mei dan Juni," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada wartawan di Jakarta dinukil Republika.co.id, Selasa (21/9/2021).

Risma menegaskan, penyaluran BST hanya disebabkan jika terjadi kegawatdaruratan di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 21 Diumumkan Senin? Cek Nama Penerima Hasil Seleksi di Sini

"Sudah, saya enggak berani. Itu emang BST penyalurannya disebabkan untuk pandemi," ujar dia.

Risma mengatakan, rencana bansos untuk ke depannya, akan mengomunikasikan dengan Kementerian Keuangan terkait mengembalikan ke kondisi normal.

Dia mengatakan, juga akan mendorong program bansos untuk lanjut usia yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Penyebab Marak Boneka Pengemis di Bandung: Mereka Sebenarnya Malu Dikasihani

"Mereka (lansia) dapat bansos, tapi kan Rp 200 ribu, nah cuma Rp 200-300 ribu. Mereka pasti masih kurang lah dalam satu bulan. Oleh karena itu, kita bantu mereka," ujar dia.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jemaah Bisa Umrah Setelah Karantina Lima Hari

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
X