Wagub Jabar Pastikan Protokol Kesehatan PTM di Tasikmalaya Ketat

- Selasa, 21 September 2021 | 18:50 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (Humas Jabar)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (Humas Jabar)

KOTA TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM – Pembelajaran Tatap Muka atau PTM di Tasikmalaya dipastikan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ada sejumlah aturan PTM yang harus diaati agar setiap orang yang terlibat tidak terjangkit virus tersebut.

Pertama, kondisi kelas harus memperhatikan jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas (sekitar maksimal 50%).

Kedua, jumlah hari dan jam pembelajaran tatap muka terbatas dengan pembagian rombongan belajar atau shift

Ketiga, wajib menerapkan protokol kesehatan.

Keempat, kondisi medis warga satuan pendidikan harus sehat saat menjalankan PTM terbatas. Jika mengidap penyakit penyerta (komorbid) juga harus dalam kondisi terkontrol.

Kelima, kegiatan yang berpotensi menjadi kerumuman tidak diperbolehkan terjadi di satuan pendidikan.

Kelima hal itu terlihat saat Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau PTM terbatas di SMA Negeri 10, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 Kota Tasikmalaya, Senin, 20 September 2021.

Wagub Uu mengatakan, pihak sekolah dan orang tua siswa wajib melakukan protokol kesehatan kepada siswa sejak siswa berangkat, di dalam sekolah, hingga pulang ke rumah.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Kasus Narkotika Mendominasi Sidang di PN Cianjur

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:00 WIB

Susur Sungai, Belasan Siswa MTs Tewas Terbawa Arus

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:01 WIB

Pencuri Helm Berkeliaran di Kompleks Pemkab Cianjur

Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:40 WIB
X