Pegawai KPK Tak Lulus TWK Dipecat Tanpa Pesangon

- Senin, 20 September 2021 | 17:32 WIB
Pemberhentian 57 pegawai lembaga antirasuah yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam Tes Wawasan Kebangsaan ini tak diberikan pesangon. (Twitter/@girisuprapdiono)
Pemberhentian 57 pegawai lembaga antirasuah yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam Tes Wawasan Kebangsaan ini tak diberikan pesangon. (Twitter/@girisuprapdiono)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Pemberhentian 57 pegawai lembaga antirasuah yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam Tes Wawasan Kebangsaan per 30 September ini tak diberikan pesangon.

Situasi itu diungkapkan oleh Mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono mengungkapkan 

Melalui cuitan akun Twitter pribadi @girisuprapdiono yang diunggah hari ini, Senin (20 September 2021) pukul 12.11 WIB dijelaskan, ke-57 pegawai itu juga sama sekali tak mendapatkan uang pensiun.

“Buruh pabrik pun masih dapat pesangon, tidak untuk 57 (pegawai KPK),” ujar Giri.

Dalam unggahannya tersebut, Giri memperlihatkan Surat Keputusan (SK) berisi pemberhentian ke-57 pegawai KPK tersebut.

Menurutnya, di SK tersebut KPK seolah-olah memberikan tunjangan. Padahal, kata Giri, itu merupakan tabungan sendiri dalam bentuk tunjangan hari tua dan BPJS.

Giri berpendapat, 57 pegawai pemberantas korupsi tersebut dicampakkan layaknya sampah. Padahal menurutnya, mereka selama ini telah berjasa menyelamatkan uang negara dari koruptor pencuri ratusan triliun rupiah.

“Tetapi gelagat seakan mereka melakukan 'kebaikan' dengan memberikan tunjangan hari tua dan disalurkan ke BUMN, hanyalah akal bulus belaka,” ucapnya. Ia menambahkan, kezaliman dan pengkhianatan dalam pemberantasan rasuah tidak bisa didiamkan dan harus dilawan.

SK berisikan pemberhentian tersebut ditetapkan di Jakarta pada 13 September 2021 dan ditandatangani oleh Ketua KPK, Firli Bahuri.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Daftar Vaksin Covid-19 Online dengan PeduliLindungi

Senin, 18 Oktober 2021 | 22:00 WIB
X