22 Tahun Hilang, Pria Asal Tasikmalaya Ditemukan di Pati Jawa Tengah

- Minggu, 19 September 2021 | 16:22 WIB
Uya ditemuka setelah 22 tahun menghilang (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Uya ditemuka setelah 22 tahun menghilang (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Uya Mulyana (50) warga Kampung Sukagenah, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, ditemukan di Pati, Jawa Tengah (Jateng) setelah 22 tahun menghilang dari rumah.

Saat ditemukan kondisi Uya sangat memprihatikan. Ia sempat dirawat dan dibersihkan oleh warga di sebuah yayasan yang peduli terhadap orang-orang dengan gangguan mental dan orang-orang telantar.

Baca Juga: World Cleanup Day, Wagub Jabar Ingatkan Masyarakat Jaga Kebersihan

Setelah adanya komunikasi antara pihak keluarga Uya dengan pihak yayasan, akhirnya pria 50 tahun tersebut diantarkan ke keluarganya di Tasikmalaya dan tiba di rumah pada Jumat, 17 September 2021.

Uya yang datang disambut keluarga dan para tetangga. Haru tangis bahagia keluarga pun tak terbendung saat pria yang sudah berumur setengah abad tiba di rumah. Kakak kandung Uya, Koswara mengatakan, adiknya yang hilang 22 tahun lalu itu merupakan seorang yang pendiam dan pemalu.

“Alhamdulillah, adik saya bisa ditemukan setelah 22 tahun hilang. Saya ucapkan terima kasih juga kepada yang telah mengantarkan adik saya pulang ke rumah,” ujar Koswara.

Ia menjelaskan, selama di Pati adiknya yang memiliki keterbelakangan mental tersebut kali pertama ditemukan oleh seorang Youtuber di Pati. Uya tinggal disebuah saung depan sebuah bengkel. Setelah itu, Uya dibawa ke sebuah yayasan dan sempat tinggal beberapa hari sebelum akhirnya diantar pulang ke Tasikmalaya.

“Keluarga sudah mencari-cari keberadaan Uya karena memang khawatir. Kami pasrah ketika Uya tak kunjung ditemukan. Namun, akhirnya sekarang ditemukan dan bisa kembali kumpul dengan keluarga. Saya sangat bahagia adik saya bisa pulang,” ucapnya.

Baca Juga: Mulai Besok, Polisi Bakal Gelar Operasi Patuh 2021

Keluarga Sempat Tak Yakin Uya Ditemukan

Kakak Uya lainnya, Marlina mengatakan, semula pihak keluarga tidak yakin bahwa adiknya ditemukan. Ia mengaku kali pertama melihat adiknya tersebut berambut panjang.

Pihak keluarga pun kemudian menghubungi pihak yayasan untuk membuktikan bahwa orang yang dimaksud adalah adik kandungnya yang selama 22 tahun hilang.

“Senang banget adik saya bisa ditemukan setelah 22 tahun hilang tanpa kabar. Tapi sayang, orang tua kami bapak dan mamah telah meninggal sehingga tak bisa melihat Uya saat ini sudah pulang,” ucap Marlina yang sesekali menyeka air matanya yang turun membasahi pipihnya.

Dengan kembalinya Uya yang hilang selama 22 tahun tanpa kabar tersebut, pihak keluarga akan mengurus dan merawatnya dan tinggal bersama keluarga yang lain di rumah peninggalan kedua orang tuanya.

Sementara itu, pihak kelurahan akan mengembalikan lagi status kependudukan Uya dan akan dilakukan perekaman kembali KTP, serta membuat kartu keluarganya. Uya pun akan menjalani pengobatan dan terapi secara berkala oleh medis puskesmas.

Baca Juga: Penerapan Ganjil Genap di Puncak, Pelaku Wisata harus Turut Andil

Lurah Nagarasari Feri Heryawan mengatakan, berdasarkan keterangan dari keluarga, Uya pergi meninggalkan rumah sejak tahun 1999. Saat ini, anak kelima dari sembilan bersaudara tersebut pergi dengan maksud untuk berkunjung ke saudaranya di daerah Panjalu, Kabupaten Ciamis. Namun, sejak saat itu dirinya tak pernah pulang ke rumah.

“Jadi pada waktu hilang itu usia Pak Uya 28 tahun. Keluarga sempat mencari keberadaannya, tapi tak kunjung ketemu. Kita akan buatkan KTP dan KK untuk Pak Uya,” ujar Feri.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Susur Sungai, Belasan Siswa MTs Tewas Terbawa Arus

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:01 WIB

Pencuri Helm Berkeliaran di Kompleks Pemkab Cianjur

Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:40 WIB

Waduh, Pasangan Nikah Siri Didominasi Orang Kota

Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Bunga Bangkai Raksasa Tumbuh di Kebun Raya Cibodas

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:26 WIB
X