Deddy Corbuzier Nyinyir ke Penghafal Alquran, Gus Miftah Merasa Gagal Jadi Guru

- Minggu, 19 September 2021 | 12:13 WIB
Deddy Corbuzier dan Gus Miftah. (Youtube)
Deddy Corbuzier dan Gus Miftah. (Youtube)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Deddy Corbuzier akhirnya meminta maaf usai berkomentar nyinyir terhadap santri penghafal Al Quran.

Dilansir dari Suara.com, hal itu disampaikan langsung oleh Deddy Corbuzier lewat postingan terbaru di YouTube pada Minggu, 19 Septemeber 2021.

"Saya mau minta maaf sebesar-besarnya karena kemaren saya goblok aja mengomentari masalah santri yang menutup kuping," kata Deddy Corbuzier.

Baca Juga: Frontline Boys Club Ajak Bobotoh Untuk Vaksinasi Cek Tanggal dan Lokasinya

Selain meminta maaf, Deddy Corbuzier juga mengaku dirinya yang salah. Ia bahkan menyebut dirinya bodoh dan tidak bisa memahami situasi yang terjadi.

"Udah itu mah saya emang bodoh banget masalah itu, tidak bisa melihat situasi yang terjadi," sambungnya lagi.

Ayah satu anak ini mengaku tidak tahu bahwa para santri yang menutup telinga saat sedang mengantre vaksin adalah para penghafal Al Quran.

"Saya pikir saat itu, kayaknya santri ini lagi ngantre vaksin tapi dilarang dengar musik sama gurunya. Tapi gurunya mendengarkan musik dan mengambil video santri-santri tersebut," terang Deddy Corbuzier.

"Saya nggak ada pengetahuan bahwa mereka penghapal Al Quran atau sedang menghapalkan Al Quran. Yang saya tahu mereka sedang mengantre vaksin," imbuhnya lagi.

Mantan host Hitam Putih ini kembali meminta maaf. Deddy Corbuzier menyadari perlu belajar banyak hal.

Dia pun mengatakan bahwa dirinya tidak sempurna dan bisa membuat kesalahan.

"Tololnya saya nggak tahu mereka penghapal Al Quran. Saya minta maaf. Intinya saya harus belajar lagi. Saya benar-benar minta maaf. Saya juga nggak sempurna pasti akan membuat salah lagi. Saya minta maaf," ungkap Deddy Corbuzier.

Baca Juga: Apa Hukum Berambut Gondrong bagi Laki-laki ?

Seperti diketahui, Deddy Corbuzier sebelumnya banjir kritikan setelah menyinyiri para santri tersebut.

Semua bermula saat Diaz Hendropriyono, Staf Khusus Presiden mengunggah video para santri yang sedang menutup telinga saat musik dinyalakan. Mereka dikatakan sedang mengantre vaksin.

"Sementara itu.. Kasihan dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There's nothing wrong to have a bit of fun! [Nggak ada salahnya senang-senang sedikit -red]" tulis Diaz Hendropriyono sebagai caption.

Dari unggahan itu pula, Deddy Corbuzier turut nimbrung dan berkomentar.

"Mungkin mereka lagi pakai airpod. Terganggu.. ye kaann," imbuh Deddy Corbuzier yang langsung bikin netizen heboh.

Gus Miftah Minta Maaf, Merasa Gagal Jadi Guru Deddy Corbuzier

Gus Miftah mengaku terkena dampak usai Deddy Corbuzier berkomentar nyinyir terhadap santri penghapal Al Quran. Dia dianggap sebagai guru yang gagal.

"Salah satu impactnya kan ke aku, dianggap sebagai guru lo lah. Dianggap salah milih gue lah," ujar Gus Miftah di akun YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah pada Minggu, 19, September 2021.

Baca Juga: BSU Subsidi Upah BLT BPJS Ketenagakerjaan Segera Capai Target Pencairan, Ini Ciri-ciri Kamu Bakal Ditransfer

"Berarti elo yang salah?" tanya Deddy Corbuzier.

Alih-alih membantah, Gus Miftah pun membenarkan.

"Yah mungkin saya. Karena ini bagian kegagalan gue sebagai guru. Artinya transfer knowledge ke elu barang kali tidak sempurna," kata Gus Miftah.

Tapi, sang ustaz ini menjelaskan bahwa guru agama Deddy Corbuzier bukan hanya dirinya. Gus Miftah selalu meminta bapak satu anak itu buat belajar ke semua orang.

"Saya mau bilang ke netizen bahwa saya tidak meminta Deddy buat belajar hanya dengan aku tapi dengan semua orang. Aku minta Deddy belajar. Salah satunya dengan kasus yang kemaren," terang Gus Miftah.

Dia menyebut kasus Deddy Corbuzier soal para santri itu bagian dari proses belajar.

"Saya pikir itu salah satu proses belajar yang harus lo lalui. Mungkin tahapan belajar begitu, nggak ada salahnya. Guru terbaik kamu itu kesalahan terakhir kamu," tutur Gus Miftah.

Seperti diketahui, Deddy Corbuzier sebelumnya banjir kritikan setelah menyinyiri para santri tersebut.

Semua bermula ketika Diaz Hendropriyono, Staf Khusus Presiden mengunggah video para santri yang sedang menutup telinga saat musik dinyalakan. Mereka dikatakan sedang mengantre vaksin.

"Sementara itu.. Kasihan dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There's nothing wrong to have a bit of fun! [Nggak ada salahnya senang-senang sedikit -red]" tulis Diaz Hendropriyono sebagai caption.

Dari unggahan itu pula, Deddy Corbuzier turut nimbrung dan berkomentar.

"Mungkin mereka lagi pakai airpod. Terganggu.. ye kaann," imbuh Deddy Corbuzier yang langsung bikin netizen heboh.

Baca Juga: 7 Kolam Retensi Siap Maksimalkan Pencegahan Banjir di Kota Bandung

Atas kejadian ini, mantan suami Kalina Oktarani itu pun sudah meminta maaf. Dia menerangkan kalau tidak tahu para santri tersebut adalah penghafal Al Quran.

Deddy Corbuzier sendiri merupakan seorang mualaf. Dia berada di bawah bimbingan langsung Gus Miftah.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X