Sejak 4 Oktober 2020, Ada 10 Juta Jamaah Tunaikan Umroh

- Minggu, 19 September 2021 | 10:05 WIB
Jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi. (Ayobandung.com/Adi Ginanjar Maulana)
Jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi. (Ayobandung.com/Adi Ginanjar Maulana)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 10 juta jamaah telah melakukan umroh sejak 4 Oktober 2020. Tepatnya setelah peluncuran prosedur umroh aman dan pemulangan jamaah secara bertahap ke Dua Masjid Suci.

Dilansir dari Republika.co.id, Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengungkapkan lebih dari 12 ribu visa telah dikeluarkan sejak Kerajaan Arab Saudi mulai menerima peziarah dari negara lain pada 10 Agustus 2021. Kementerian Haji dan Umroh mengatakan terus melakukan segala upaya melindungi kesehatan dan keselamatan jamaah serta pengunjung masjid.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang Lagi? Besok Pengumumannya

Ia mengimbau semua orang mengikuti semua instruksi dan mematuhi langkah-langkah pencegahan yang dirancang mencegah penyebaran Covid-19. Arab Saudi bertujuan mencapai kapasitas 3,5 juta peziarah, pengunjung, dan jamaah per bulan.

Vaksinasi Penuh adalah Syarat Utama

Dilansir di laman Saudi Gazette, Ahad, 19 September 2021, Wakil Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi Abdulfattah Mashat mengatakan kapasitas saat ini adalah 70 ribu jamaah per hari. Ia menambahkan, vaksinasi penuh merupakan prasyarat pemberian izin kepada jamaah umrah dan jamaah lainnya yang ingin mengunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Izin dikeluarkan melalui aplikasi Tawakkalna. Otoritas kesehatan di Kerajaan Arab Saudi telah menyetujui penggunaan vaksin untuk semua orang di atas usia 12 tahun.

Mashat mengatakan kementerian membuka kembali umroh untuk jamaah dari negara lain pada 10 Agustus. Sistem prosedur, kontrol, dan persyaratan untuk kedatangan mereka, termasuk sertifikat yang diakui yang mengkonfirmasi imunisasi dengan vaksin yang disetujui, disiapkan dalam koordinasi dengan semua otoritas terkait untuk memastikan keselamatan semua jamaah.

Baca Juga: Hometown Cha-cha Episode 8 Tayang Malam Ini, Begini Bocoran Kisahnya

Pihak berwenang mengatakan mereka terus memperbarui daftar negara tempat peziarah agar dapat memasuki Kerajaan Arab Saudi berdasarkan perkembangan pandemi dan indikator kesehatan. Menteri mengatakan jumlah yang datang dari negara lain terus meningkat.

Pengunjung internasional disarankan mendaftarkan status vaksinasi mereka di platform daring 72 jam sebelum bepergian ke Kerajaan Arab Saudi. Jamaah haji juga dapat menerima bantuan dari pusat pelayanan haji dan umroh.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Beruang Kutub Akan Punah 79 Tahun Lagi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Putri Bill Gates Masuk Islam?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Apple Tutup Aplikasi Alquran di China, Kenapa?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Masjid Diserang, 10 Orang Sedang Sholat Ashar Tewas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:30 WIB

6 Drama Korea Romantis yang Cocok Ditonton saat Hujan

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:28 WIB
X